Fakultas Kedokteran UI Salemba Didemo Korban SUTET
Selasa, 21 Feb 2006 11:11 WIB
Jakarta - Pernyataan salah satu pengajar di Fakultas Kedokteran UI membuat geram korban SUTET, termasuk tiga orang yang kini menjalani mogok makan. Mereka lalu mendatangi kampus UI dan menggelar aksi demo.Belasan korban SUTET yang dipimpin Mustar Bonaventura menuntut penjelasan Dr Corry Wawolumaya di berbagai media massa yang menyatakan, radiasi SUTET tidak berbahaya bagi kesehatan manusia.Dengan menggunakan gerobak, tiga korban SUTET peserta mogok makan yang mulutnya dijahit, ikut meramaikan aksi demo di parkiran Fakultas Kedokteran UI di Jalan Salemba Raya, Jakarta, Selasa (21/2/2005).Tiga korban SUTET peserta mogok makan itu adalah Kuswiyanto, Sugeng Wahyudi dan Didit Widiantoro. Ketiganya dari Semarang.Mereka berorasi dan membawa poster yang bertuliskan "Dr Corry jangan dustai kebenaran dengan kedok pengetahuan" dan "Dr Corry jangan tipu rakyat".Koordinator aksi Mustar Bonaventura menyatakan, jika permintaan dialog korban SUTET tidak ditanggapi, pihaknya akan mendatangkan 30 ribu orang korban SUTET dari Jawa Barat dan Jawa Tengah untuk menduduki kampus UI.Selain menginginkan dialog, korban SUTET juga minta Dr Corry mencabut pernyataan di berbagai media massa dan minta maaf secara tertulis kepada korban SUTET. Mereka juga mendesak Rektor UI membuat pernyataan tertulis sebagai klarifikasi dan minta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia, khususnya korban SUTET atas pernyataan Dr Coory selaku guru besar FKUI.
(umi/)











































