Pakar Internasional Bingung, Penyebaran Flu Burung Cepat
Selasa, 21 Feb 2006 10:06 WIB
Jakarta - Para pakar kesehatan internasional sebenarnya telah lama berkeyakinan bahwa flu burung akan kian menyebar. Namun cepatnya penyebaran itu membingungkan para pakar. Meski para ahli telah menyimpulkan bahwa penyakit berbahaya ini bisa disebarkan oleh burung-burung yang bermigrasi, namun mereka dikejutkan oleh cepatnya penyebaran virus H5N1. Apalagi karena virus itu selama ini tidak menyebar ke luar Asia selama hampir lima tahun.Namun kini virus maut itu telah masuk ke belahan bumi lainnya dan baru-baru ini telah terdeteksi di Prancis, Mesir dan India. Demikian seperti diberitakan Reuters, Selasa (21/2/2006)."Setelah beberapa tahun di satu tempat, kenapa sekarang virus itu bergerak begitu cepat," ujar Samuel Jutzi, direktur Divisi Kesehatan dan Produksi Hewan di Organisasi Pertanian dan Pangan PBB."Ada banyak hal tentang virus ini yang kita tidak tahu," imbuhnya.Wabah flu burung yang paling mengkhawatirkan saat ini adalah yang terjadi di India. Sedikitnya 50 ribu burung telah tewas akibat virus tersebut dalam beberapa hari ini. Akibatnya, pemerintah India mulai melakukan pemusnahan 500 ribu burung dengan harapan untuk menghentikan wabah.Sementara di Mesir, otoritas setempat telah menutup delapan kebun binatang di seluruh negeri itu. Penutupan ini dilakukan setelah 83 burung tewas di kebun binatang Kairo, sebagian di antaranya akibat virus flu burung. Meski sejauh ini virus H5N1 belum menular antarmanusia, namun sudah lebih dari 160 orang yang terjangkit penyakit ini. Mereka semua diyakini tertular melalui kontak dengan hewan unggas yang mengidap flu burung.
(ita/)











































