Panglima TNI-Pangab Diraja Brunei Bicara Kerja Sama Intelijen hingga Logistik

Audrey Santoso - detikNews
Rabu, 24 Feb 2021 19:18 WIB
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto melakukan virtual call dengan Pangab Brunei Darussalam
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto melakukan virtual call dengan Pangab Brunei Darussalam (dok. Puspen TNI)
Jakarta -

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Panglima Angkatan Bersenjata (Pangab) Diraja Brunei Darussalam Yang Mulia Mayor Jenderal (Udara) Dato Seri Pahlawan Haji Hamzah Bin Haji Sahat melakukan pertemuan virtual. Keduanya membahas kerja sama di berbagai bidang, antara lain intelijen, operasi, peningkatan kemampuan personel, dan logistik.

"Semoga di bawah kepemimpinan Dato Seri Pahlawan Haji Hamzah, ABDB akan terus berperan dalam ikut serta mewujudkan kawasan yang aman, damai, dan sejahtera," kata Panglima Hadi mengawali perbincangan dengan Hamzah, sebagaimana dirilis Pusat Penerangan (Puspen) TNI, Rabu (24/2/2021).

Hadi sendiri mengikuti pertemuan virtual dari di ruang tamu Panglima TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur. Hadi juga mengucapkan selamat kepada Hamzah atas jabatan barunya sebagai Pangab Diraja Brunei Darussalam.

Panglima Hadi mengungkapan kegembiraannya dan mendoakan agar pelaksanaan ASEAN Chiefs of Defence Forces Meeting (ACDFM) ke-18 dapat berjalan lancar dan sukses di Brunei Darussalam, yang menjadi tuan rumah pada Maret 2021.

Hadi kemudian menyampaikan apresiasi, optimisme, dan keyakinan atas semangat persahabatan dengan Brunei Darussalam. Menurutnya, semangat persahabatan antarkedua lembaga militer ini bertujuan menjaga dan meningkatkan kerja sama, sehingga masing-masing dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan hubungan bilateral kedua RI-Brunei Darussalam.

Dalam kesempatan yang sama, Hamzah menyinggung tentang peningkatan kerja sama dan keakraban kedua angkatan bersenjata melalui kegiatan di bidang pendidikan dan pelatihan bagi personel.

"Untuk menghadapi dinamika lingkungan strategis tersebut, maka sangat diperlukan adanya kerja sama yang komprehensif dan terintegrasi di kawasan, khususnya kerja sama militer negara-negara ASEAN, di antaranya kerja sama bidang intelijen, operasi dan latihan, personel, serta kerja sama bidang logistik," tandas Hamzah.

Saksikan juga 'Panglima: TNI-Polri Siap Dukung PPKM Mikro & Vaksinasi':

[Gambas:Video 20detik]



(aud/tor)