Jokowi Targetkan 5 Juta Guru Divaksin COVID: Agar Bisa Belajar Tatap Muka

Tiara Aliya A - detikNews
Rabu, 24 Feb 2021 12:27 WIB
Presiden Jokowi meninjau proses vaksinasi para guru di SMA Negeri 70 Bulungan , Jakarta Selatan, Rabu 24/2/2021. Golongan Lansia yang mendapatkan vaksin Sinovac pertama adalah mantan Mendikbud Prof Wardiman.
Presiden Jokowi meninjau vaksinasi COVID-19 bagi guru di SMAN 70 Jakarta. (Foto: Agus Suparto/Pool)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan 5 juta guru bisa divaksinasi COVID-19. Target ini dicanangkan supaya sekolah bisa memulai belajar tatap muka pada tahun ajaran baru.

"Tenaga pendidik, kependidikan, guru, ini kita berikan prioritas agar nanti di awal semester kedua pendidikan tatap muka bisa kita mulai lakukan dan targetnya pada Juni nanti 5 juta guru, tenaga pendidik dan kependidikan, semuanya insyaallah sudah bisa segera kita selesaikan sehingga bulan Juli saat mulai ajaran baru semuanya bisa berjalan normal kembali," ujar Jokowi di SMAN 70 Jakarta, Jl Bulungan, Jakarta Selatan, Rabu (24/2/2021).

Hal ini disampaikan Jokowi setelah memantau proses vaksinasi COVID-19 bagi guru di DKI Jakarta. Jokowi didampingi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Jokowi mengatakan vaksinasi COVID-19 bagi guru hari ini berlangsung lancar. Guru di provinsi lain juga nantinya akan disuntik vaksin COVID-19.

"Para guru, tenaga pendidik, semuanya yang telah di sini, prosesnya akan dimulai dan kita harapkan nanti setelah Provinsi DKI Jakarta, semua provinsi juga melakukan hal yang sama," ucap Jokowi.

Dalam kesempatan terpisah, Ketua Umum PGRI Unifah Rosyidi memastikan seluruh guru, baik ASN maupun honorer, mulai divaksinasi COVID-19 sejak hari ini. Nantinya, program ini akan dilakukan bertahap di seluruh Indonesia.

"Masuk dong, kita PGRI nggak beda-bedakan. Contoh ini Bu Siska dari SPK. Dari SD Bogor Raya, terus dari tenaga pendidik, dari dosen, terus honorer negeri swasta, aliyah, madrasah, RA, terus dari teman-teman orang keagamaan Muhammadiyah, NU, kita undang yang bagian PGRI ya, termasuk dari sekolah Kristen, Katolik, Buddha, Hindu, itu ada wakilnya. Terus kemudian beberapa aktivis pendidikan dan kita pokoknya sama-sama," jelasnya.

Per hari ini, ratusan guru dan tenaga pendidik dari PGRI divaksinasi COVID-19. Perwakilan kali ini datang dari wilayah Jabodetabek.

"Hari ini sebagai inisial awal sekitar 500 para guru, ada dosen, pendidik nonformal juga informal, juga ada beberapa aktivis pendidikan, semuanya hari ini sebagai inisiasi awal," ucapnya.

(dkp/imk)