13 Hari, Begini Upaya Tim Gabungan hingga Tangkap WN Rusia Buron Interpol

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 24 Feb 2021 12:18 WIB
WN Rusia, Andrew Ayer alias Andrei Kovalenka (kanan); dan pacarnya, Ekaterina Trubkina (kiri), saat dihadirkan dalam konferensi pers Kemenkum HAM Bali. (Tim detikcom)
WN Rusia Andrew Ayer alias Andrei Kovalenka (kanan) dan pacarnya, Ekaterina Trubkina (kiri), saat dihadirkan dalam konferensi pers Kemenkum HAM Bali. (Tim detikcom)
Denpasar -

Buronan Interpol bernama Andrew Ayer alias Andrei Kovalenka, yang kabur dari Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ngurah Rai, akhirnya ditangkap. Andrei Kovalenka ditangkap bersama pasangannya, Ekaterina Trubkina, di sebuah vila di kawasan Umalas, Desa Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali.

"Kedua warga negara asing asal Rusia ini berhasil ditangkap di vila pada pukul 01.30 Wita oleh tim Resmob Polda Bali dan petugas Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai," kata Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkum HAM) Bali Eko Budianto dalam konferensi persnya di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ngurah Rai, Badung, Bali, Rabu (24/2/2021).

Kedua orang itu ditetapkan masuk ke daftar pencarian orang (DPO) sejak Kamis (11/2). Mereka ditangkap pada pencarian hari ke-13.

Eko menjelaskan, selama proses pengejaran dan pencarian terhadap kedua orang DPO tersebut, pihak Imigrasi bersama Polda Bali melakukan pencarian di seluruh wilayah Bali. Tim gabungan juga menjaga perbatasan guna mencegah kedua buron kabur dari Bali.

Setelah 13 hari melakukan pendalaman kasus tersebut, tim Resmob Polda Bali bersama petugas Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai pada pukul 21.50 Wita bergerak menuju salah satu tempat yang diduga sebagai tempat persembunyian yang berada di wilayah Kuta Utara. Dari sana petugas mendapatkan informasi bahwa kedua orang tersebut tinggal di area Canggu.

Kemudian pada pukul 23.00 Wita, tim bergerak menuju lokasi di salah satu vila di Jalan Subak Dauh. Di sana didapat informasi bahwa kedua DPO tersebut pindah lokasi tempat tinggal di vila di daerah kawasan Jalan Umalas.

Pada pukul 01.15 Wita, ketika tim Resmob Polda Bali dan petugas Kantor Imigrasi Ngurah Rai tiba di lokasi, langsung melakukan penggeledahan rumah atau vila untuk mencari keberadaan buron tersebut. Tepat pukul 01.30 Wita, tim berhasil menemukan keduanya di dalam vila di area Umalas tersebut.

"DPO saat ini telah diamankan di Ruang Detensi Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai," kata Eko saat konferensi pers bersama Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Bali Kombes Djuhandhani Rahardjo Puro.

Eko menuturkan, sebelumnya, saat mengetahui Andrei Kovalenka kabur dari Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ngurah Rai, pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan pihak Polda. Bahkan para petugas Imigrasi yang tidak bertugas di Bandara disebar ke semua titik penyeberangan, perlintasan domestik, baik di udara maupun laut, seperti Padangbai dan Sanur.

"Sampai penangkapan kemarin mereka masih ada di sana. Bahkan kami juga menyebarkan informasi-informasi brosur dan banner dengan beberapa profil wajah mereka tanpa masker dan menggunakan masker. Kemudian kami juga dalam berkoordinasi dengan pihak-pihak Direskrimum itu memang tidak. Selama 13 hari 12 malam itu betul-betul kita bergerak melakukan pencarian bersama dengan Polda Bali," kata dia.

Simak pernyataan polisi terkait upaya panjang pencarian kedua WN Rusia tersebut di halaman selanjutnya.

Lihat juga Video: Terekam CCTV! Detik-detik Kaburnya WN Rusia Buron Interpol di Bali

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2