Panglima TNI Janji Sejahterakan Prajurit
Selasa, 21 Feb 2006 00:15 WIB
Jakarta - Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto bertekad akan memperjuangkan untuk meningkatkan kesejahteraan prajurit TNI. Selain itu, alat utama sistem persenjataan (alutsista) bagi prajurit akan diprioritaskan untuk ditingkatkan."Harus ada beberapa prioritas yang menurut saya dalam jangka pendek ke depan yang harus diperjuangkan dan ditata kembali," kata Djoko Suyanto, dalam jumpa pers pertamanya setelah serah terima jabatan, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (21/2/2006).Untuk itu, panglima bersama bersama ketiga kepala staf angkatan akan memperjuangkan peningkatan taraf hidup yang layak bagi prajurit TNI kepada pemerintah dan DPR.Walau begitu, panglima juga menyadari, dengan kondisi Indonesia saat ini, TNI tidak akan mencapai sesuatu yang ideal."Tapi saya yakin, sinergi antara Mabes TNI, markas ketiga angkatan, DPR, Depkeu dan Bappenas, pasti akan mengerti seberapa besar nilai untuk kesejahteraan prajurit," katanya.Walau kesejahteraan prajurit dinilai sangat relatif, panglima berharap pemerintah bisa memenuhi kesejahteraan prajurit seperti gaji, pendidikan anak dan adanya jaminan kesehatan untuk ditingkatkan.Selain itu, prioritas kedua adalah TNI akan mengupayakan untuk melengkapi peralatan bagi ketiga angkatan, agar prajuritnya menjadi lebih profesional."Kita pahami peralatan kita masih jauh dari cukup untuk menghadapi tugas-tugas pokok yang dibebankan kepada TNI," jelas panglima.Selain dua hal itu, yang menjadi prioritas TNI kedepan, panglima juga ingin mewujudkan postur dan sosok TNI yang profesional dan dedikatif.Profesional berarti prajurit harus terlatih dengan dilengkapi peralatan yang baik, tidak berpolitik, menjunjung tinggi HAM dan menghormati hukum.Sedangkan dedikatif, berarti prajurit harus loyal kepada bangsa, negara dan rakyatnya, dan tetap menjaga netralitasnya.
(fjr/)











































