Suspect Flu Burung Di Jawa Barat Bertambah 2 Orang
Senin, 20 Feb 2006 23:49 WIB
Jakarta - Virus flu burung terus menyerang. Kali ini Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung, menerima 2 warga Bogor dan Sukabumi yang menjadi suspect terinfeksi virus flu burung.Dua orang tersebut adalah Steven (8 bulan), warga Cilibende, Kota Bogor, dan I (16 tahun), warga Jatinangor, Sukabumi. Sebelumnya, ada 3 orang suspect yang menjalani perawatan di RSHS.Steven diterima RSHS, Senin (20/2/2006) pukul 03.00 WIB. Sedangkan I masuk ke RSHS pada pukul 10.30 WIB.Menurut Direktur Utama RSHS Cissy Kartasasmita, keduanya menjadi suspect flu burung karena memiliki ciri-ciri yang terdapat pada pasien flu burung. Dan di sekitar tempat tinggal keduanya, ada beberapa ekor unggas yang mati secara tiba-tiba."Bahkan si I ini sempat melakukan kontak langsung dengan unggas yang mati. Kalau steven dicurigai karena ayam yang dipelihara keluarganya mulai mati-mati," ujar Cissy saat dihubungi detikcom, Senin (20/2/2006) malam.Untuk Steven, Cissy menjelaskan, ada kemungkinan bayi ini tidak terkena flu burung, karena setelah dilakukan pemeriksaan darah, kadar leukosit dalam darah steven terhitung normal. "Tapi status dia suspect, sampai ada hasil pemeriksaan yang lebih lanjut. Kita masih melakukan observasi," terangnya.Sebelumnya, Steven sempat dibawa ke puskesmas di sekitar rumahnya karena mengalami pilek dan sesak nafas. Oleh puskesmas, Steven kemudian dirujuk ke RSHS. Semula Steven dibawa ke RSU PMI, tetapi rumah sakit itu tidak sanggup menangani penyakit itu. Steven dirujuk ke RS Hasan Sadikin, karena RSPI Sulianti Saroso penuh. "Kami sudah mengontak RSPI, katanya penuh," tutur Rizal, paman Steven yang baru pulang mengantar dari Bandung. Kini Steven ditunggui ibunya, Reni, di RS Hasan Sadikin.Setelah diketahui Steven diduga menderita flu burung, warga RT 01/07, berinisiatif membakar kandang ayam dan telur ayamnya. Uniknya, mereka tidak membakar ayamnya karena belum ada pergantian dari pemerintah setempat.Pembakaran beberapa kandang ayam dilakukan di kebun kosong. Dengan kompak warga menggotong kandang ayam itu lalu disiram minyak tanah dan dibakar.
(ton/)











































