Eks GAM Belajar Keterampilan

Eks GAM Belajar Keterampilan

- detikNews
Senin, 20 Feb 2006 17:14 WIB
Jakarta - Terampil memainkan senjata dan gerilya di hutan, itu sih sudah biasa bagi eks anggota GAM. Tapi kalau terampil membuat kerajinan, pertukangan, dan bengkel? Ini baru namanya tantangan!Pendidikan nonformal tersebut dipilih pemerintah sebagai strategi untuk membaurkan masyarakat dan eks GAM. Apalagi dalam butir 3.2 MoU RI-GAM, pemerintah memang dituntut melakukan reintegrasi eks GAM ke dalam masyarakat. Pemerintah pun benar-benar serius menyiapkannya."Kita sudah memberikan pendidikan nonformal kepada warga Aceh, termasuk eks GAM," ujar Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo.Hal ini disampaikan dia dalam raker gabungan bersama Menbudpar, Menneg Pora, dan Kepala Perpustakaan Nasional dengan Komisi X DPR, di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (20/2/2006).Dijelaskan Bambang, pendidikan nonformal menjadi fokus karena banyak warga Aceh eks GAM belum memahami pendidikan formal. Program utama bagi mereka adalah berbagai program keterampilan."Bekas anggota GAM dididik bersama warga non-GAM, dengan harapan mereka akan mudah berintegrasi," imbuh Bambang.Saat ini sebanyak 300 peserta didik di Bireun telah mendapatkan pendidikan nonformal. Sebanyak 5.300 orang lain di 15 kota di NAD juga mendapatkan kesempatan yang sama. Namun Bambang tidak merinci komposisi GAM dan non-GAM yang mengikuti pendidikan keterampilan tersebut. (fay/)


Berita Terkait