Howard Komentar Soal Jihad

Howard Komentar Soal Jihad

- detikNews
Senin, 20 Feb 2006 15:05 WIB
Jakarta - Perdana Menteri (PM) Australia John Howard mengritik minoritas muslim yang menyebut-nyebut soal jihad dan punya sikap ekstrem terhadap perempuan. Howard mencetuskan, mereka tidak cocok dalam masyarakat Australia.Komentar Howard ini langsung mengundang kecaman dari tokoh-tokoh Islam di negeri Kangguru itu. Disebutkan bahwa pernyataan Howard itu "ofensif dan bodoh".Komentar Howard ini sebenarnya dilontarkan dalam satu wawancara Desember 2005 lalu untuk sebuah buku yang ditulis wartawan koran The Australian. Buku tersebut untuk memperingati 10 tahun masa jabatan Howard pada bulan Maret mendatang.Namun di hadapan wartawan Australia, Howard membenarkan statemennya itu sebagai "hak dan tugas" dia untuk mengungkapkan pikirannya. Demikian seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (20/2/2006)."Saya tetap pada komentar tersebut bahwa ada bagian kecil populasi Islam di Australia yang karena komentar mereka soal jihad, komentar yang mengindikasikan pandangan ekstremis, merupakan masalah," tutur Howard.Komunitas Islam di Australia tercatat sekitar 300 ribu orang dari 20 juta penduduk Australia. Presiden Dewan Federasi Islam Australia Ameer Ali menegaskan, muslim yang disebut-sebut Howard hanyalah sebagian kecil dari komunitas Islam di negeri itu.Sementara juru bicara Dewan Islam New South Wales, Ali Roude mencetuskan, komentar Howard "ofensif dan bodoh".Menteri Luar Negeri (Menlu) Australia Alexander Downer mendukung pernyataan Howard. Dikatakan Downer, minoritas warga yang telah memperlihatkan antusiasme untuk jihad telah lama menjadi keprihatinan, khususnya sejak peristiwa serangan teroris 11 September 2001. (ita/)


Berita Terkait