Perawan Tua Ditemukan Tewas dengan 7 Luka Sayat
Senin, 20 Feb 2006 14:52 WIB
Semarang - Warga Jalan Tambra Dalam Utara Rt 3/ RW X Kelurahan Kuningan, Kec. Semarang Utara, Semarang, Senin (20/2/2006), gempar. Pasalnya, salah satu tetangga mereka, Fatimah (46), ditemukan tewas bersimbah darah dengan 7 luka sayat.Fatimah adalah penjual sate yang masih single meski usianya sudah masuk kepala empat. Ia berasal dari Madura dan mulai hidup di Semarang sejak beberapa tahun lalu.Oleh warga setempat, Fatimah dikenal sebagai sosok yang rajin bekerja dan baik dengan tetangga. Karena itu, ketika ada kabar Fatimah mati dibunuh, ratusan warga berdatangan berkerumun di sekitar rumah korban.Peristiwa terbunuhnya Fatimah diperkirakan terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Sebelum itu, beberapa tetangga sempat melihat ada beberapa orang yang keluar dari rumah korban. "Mungkin mereka pembunuhnya. Saya melihat hanya sekilas," kata Warti (36).Warti yang tidak mengetahui siapa yang kali pertama menemukan tubuh korban itu menuturkan, Fatimah ditemukan sudah tewas. Di leher, tubuh, dan urat nadi tangan, terlihat ada sayatan. Sebuah pisau dan dompet kosong ditemukan di sekitar tubuhnya.Kalung emas dan uang korban dikabarkan hilang dalam peristiwa tersebut. Namun demikian, motif pembunuhan belum bisa dipastikan sebagai perampokan. Pasalnya, dilihat dari rumah kontrakannya, korban termasuk orang yang biasa saja.Kapolres Semarang Utara AKBP Juhartana belum bisa memastikan motif pembunuhan tersebut. "Saat ini, kami sudah membawa 6 orang untuk pemeriksaan. Ada sayatan di leher, tusukan di tubuh, dan urat nadi korban putus," katanya.Setelah melakukan pemeriksaan, sekitar pukul 13.45 WIB kepolisian membawa 6 saksi dan bergerak ke tempat yang dirahasiakan. Diperkirakan, polisi sudah mengetahui identitas pelaku dan hendak menangkapnya secara diam-diam.
(nrl/)











































