SBY: Kalau Ada Perilaku Diskriminatif, Laporkan ke Saya
Senin, 20 Feb 2006 14:49 WIB
Makassar - Entah apa komentar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) jika mengetahui 3 terdakwa kasus kredit macet Bank Mandiri divonis bebas oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Yang jelas, pernyataan SBY soal upaya pemberantasan korupsi masih tetap bersemangat."Kalau korupsi masih banyak, kebangetan! Saya bilang kebangetan karena sekarang siapa pun dia yang melakukan korupsi akan ditindak keras. Kalau masih ada perilaku diskriminatif, laporkan kepada saya," kata SBY saat membuka Kongres XXV HMI di Balai Jenderal Yusuf, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (20/2/2006).Presiden juga menyinggung tertangkapnya beberapa pelaku korupsi yang kabur ke luar negeri. "Mereka yang kembali harus dibawa kembali ke dalam negeri. Kita akan lakukan proses hukum yang benar dan jelaskan kepada rakyat sejelas-jelasnya," kata SBY.Pernyataan SBY ini menjawab pertanyaan Ketua Umum PB HMI Hasanudin mengenai kebijakan pemerintah soal pemuatan kartun Nabi Muhammad di koran Denmarks Jyllands-Posten, pemberantasan korupsi, dan Munir.Mengenai kasus penyelidikan terhadap tewasnya aktivis dan pejuang HAM Munir, SBY menegaskan, penyelidikan terhadap kasus ini masih terus berjalan."Saya sudah bentuk TPF. Harapan saya kasus itu terus dilanjutkan. Teruskan itu semua. Karena saya tidak bisa mencampuri proses hukum yang ada," tandas SBY.
(jon/)











































