Ketua DPR Sesalkan Pelemparan Kedubes AS
Senin, 20 Feb 2006 12:34 WIB
Jakarta - Massa Front Pembela Islam (FPI) memecahkan kaca pos penjagaan Kedubes AS dalam aksi protes kartun Nabi Muhammad pada Minggu kemarin. Ketua DPR Agung Laksono menganggap tindakan tersebut merugikan nama baik Islam dan mengganggu hubungan bilateral Indonesia-AS."Kalau orang demonstrasi boleh-boleh saja, cuma jangan sampai ada pengrusakan yang mengarah pada anarkisme. Ini tidak menguntungkan hubungan bilateral," ujar Agung di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (20/2/2006).Menurut Agung, tindakan demonstrasi oleh massa FPI adalah wajar. Massa merespons tindakan pelecehan Mahkamah Agung AS yang membuat patung Nabi Muhammad. Namun Agung berharap protes dilakukan dengan cara yang arif.Sebagai bentuk antisipasi ke depan, Agung meminta pemerintah mengawal secara khusus demonstrasi di kedutaan besar negara asing. Tujuannya agar penyampaian aspirasi dapat dikawal dan tidak menjadi tindakan anarkisme.
(fay/)











































