Pendeta Nathan Kecewa Proses Revisi SKB Tempat Ibadah

Pendeta Nathan Kecewa Proses Revisi SKB Tempat Ibadah

- detikNews
Senin, 20 Feb 2006 10:32 WIB
Jakarta - Revisi Surat Kerukunan Beragama (SKB) tempat ibadah yang selama ini dibahas alot oleh pemerintah bersama pemuka lima agama akhirnya rampung. Rencananya Menteri Agama Maftuh Basyuni akan membawa SKB kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pekan ini.Bersamaan dengan itu kritik keras terlontar dari mantan Ketua Persatuan Gereja Indonesia (PGI), Pendeta Nathan Setiabudhi. Menurutnya, secara resmi sebenarnya masih ada beberapa poin yang belum disepakati.Poin-poin itu pertama, mengenai jumlah suara mayoritas yang boleh mendirikan tempat ibadah. Kedua, tentang tempat ibadah sementara dan ketiga mengenai pemutihan tempat ibadah yang tidak memiliki izin.Secara prinsip, menurut Nathan, peraturan bersama ini merupakan hal yang inskonstitusional, karena tugas dan wewenang negara adalah menjamin kemerdekaan beribadah sesuai kepercayaan. "Niat itu baik tapi jangan melanggar konstitusi, tidak mencampuri urusan beribadah. Negara kok merukunkan," ujarnya dalam wawancara dengan detikcom, Senin (20/2/2006).Nathan mengakui, PGI belum akan mengeluarkan sikap resmi terhadap revisi SKB tersebut. Tapi secara pribadi dia kecewa terhadap isi SKB itu."Proses SKB tidak transparan, tidak terbuka dan jumlah wakil sangat dibatasi," tandasnya. (ndr/)


Berita Terkait