Pemilihan Ketua PKS Jatim Diwarnai Hujan Interupsi
Senin, 20 Feb 2006 02:10 WIB
Surabaya - Siapa bilang, pemilihan pucuk pimpinan PKS selalu berjalan mulus dan adem ayem? Di Jawa Timur, Musyawarah Wilayah I yang digelar di Asrama Haji Sukolilo Surabaya ini sempat berjalan alot dan diwarnai hujan interupsi, Minggu (19/2/2006).Namun, hujan interupsi terkait mekanisme pemilihan itu pun akhirnya memutuskan Ja'far Tri Kuswahyono terpilih sebagai nahkoda baru Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PK Sejahtera periode 2006-2010, menggantikan Sigit Sosiantomo.Dalam pemilihan yang harus melalui mekanisme voting itu, Ja'far yang saat ini menjabat Ketua Wilayah Dakwah 8 DPW PKS Jatim ini mengungguli dua kandidat lainnya, Arif Hari Setiawan dan Ahmad Habibul Mu'iz dengan perolehan suara 116 dari total 176 suara pemilih. Sedangkan Arif dan Habibul Mu'iz masing-masing mendapatkan 53 dan 7 suara.Pekikan takbir pun membahana di ruang Bir Ali menyusul terpilihnya Ja'far. Sebagaimana telah diprediksi sebelumnya, Ja'far memang dijagokan banyak pihak akan memenangkan pemilihan ini. Bahkan, menurut beberapa pihak akan dimenangkannya secara aklamasi. Namun realitasnya, proses pemilihan berjalan cukup alot dan sempat harus diskors untuk istirahat dan sholat zhuhur. Setelah istirahat, proses pemilihan dilanjutkan dan masih diwarnai dengan 'hujan' interupsi dari peserta. Hingga akhirnya, pimpinan sidang, Akhmad Arqam Ketua MPW PKS Jatim menawarkan opsi voting kepada peserta sidang, yang pada akhirnya disepakati tawaran tersebut. "Secara umum jalannya persidangan bagus dan lancar. Kalaupun ada interupsi disana-sini itu membuat suasana sidang semakin menarik dan dinamis," ujar Akhmad Arqam kepadam wartawan disela-sela acara.Menanggapi kemenangannya, Ja'far merendah dengan menyatakan rasa keterkejutannya terhadap hasil ini. "Saya sesungguhnya terkejut dengan hasil ini. Tapi sebagai kader saya memang harus siap menerima apapun keputusan partai, termasuk dengan amanah sebagai ketua DPW," tandas Ja'far. "Yang jelas saya akan membentuk kepengurusan yang kuat dan solid dalam rangka menjalankan amanat Muswil 1 ini sebagaimana tertuang dalam Renstra DPW PKS Jatim 2006-2010," janjinya.Dalam sesi terakhir juga sempat disampaikan 10 sikap politik PKS Jawa Timur yang dihasilkan oleh Muswil 1 2006 ini, diantaranya penyikapan terhadappenyalahgunaan kebebasan pers dan pemilihan Gubernur Jawa Timur 2008 mendatang.
(ahm/)











































