43 tewas , 92 Orang Selamat

Longsor di Filipina,

43 tewas , 92 Orang Selamat

- detikNews
Minggu, 19 Feb 2006 08:29 WIB
Jakarta - Regu Penyelamat yang diturunkan untuk mengevakuasi korban longsor mengalami kesulitan menemukan korban yang selamat. Mereka hanya mampu mengangkat korban yang berada di permukaan longsoran. Sementara ratusan lainnya yang berada didasar, termasuk murid-murid sekolah dasar yang terkubur hidup-hidup belum berhasil ditemukan.Presiden Filipina Gloria Arroyo telah membentuk sebuah tim yang dtugaskan meneliti penyebab terjadinya longsor. Tim ini akan merekomendasi langkah-langkah yang harus diambil pemerintah untuk mencegah kejadian serupa terulang.Data terakhir jumlah korban yang telah ditemukan mati sebanyak 43 orang, dan 92 orang selamat. Seperti yang dilansir Bloomberg, Minggu (19/2/2006), jumlah korban yang mati bisa mencapai lebih dari 3.000 orang, demikian perkiraan Gubernur Provinsi Leyte Rosette Lerias.Sejumlah bantuan telah datang dari berbagai negara termasuk datang dari tentara Amerika Serikat. 1.000 marinir dan dua kapal perang USS Harpers Ferry dan USS Essex dikerahkan ke Leyte. Bersama tentara Filipina, mereka diterjunkan ke daerah paling parah. Namun mereka tidak bisa langsung mengevakuasi korban karena kondisi tanah masih labil dan dikhatirkan terjadi longsoran susulan.Tim militer juga dilengkapi dengan peta desa. Sebagian wilayah terparah tertutup lumpur mencapai 9 meter (30 kaki). Peta itu berfungsi menuntun prajurit memperkirakan posisi rumah-rumah sehingga memudahkan pencarian.longsor ini terjadi setelah hujan yang terus-menerus selema beberapa hari dikawasan tersebut. Sebagian orang menyalahkan illegal logging dan hujan lebat sebagai penyebab utama bencana besar Jumat lalu itu. "Pembalakan berhenti sekitar 10 tahun lalu. Tapi, inilah akibat pembalakan itu," terang Roger Mercado, anggota Kongres dari wilayah tersebut. (/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads