2014, Kendaraan di DKI Tidak Bisa Bergerak

2014, Kendaraan di DKI Tidak Bisa Bergerak

- detikNews
Sabtu, 18 Feb 2006 16:34 WIB
Jakarta - DKI Jakarta akan mengalami stagnasi lalu lintas pada tahun 2014, karena pertumbuhan kendaraan pribadi yang terus meningkat tidak diimbangi perluasan jalan.Hasil survei menyebutkan pertumbuhan kendaraan sangat pesat, namun pembangunan jaringan jalan kurang dari 1 persen tiap tahunnya."Maka pada tahun 2014 akan terjadi stagnasi. Seseorang boleh punya mobil, tetapi tidak bisa keluar dari jalan," ujar Sugihardjo, Kasubdit Angkutan, Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ) Departemen Perhubungan.Hal itu dikatakan dia di sela acara diskusi "Jakarta dan Kenyamanan Transportasi" yang berlangsung di Hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta, Sabtu (18/2/2006).Dijelaskan Sugihardjo, pada tahun 2014 jumlah kendaraan roda empat di jalan akan mencapai 3 juta unit per hari dengan luas jalan hanya 45 juta meter persegi. Sedangkan saat ini jumlah kendaraan roda empat kurang lebih 600 ribu per hari."Maka nantinya jumlah panjang jalan sama dengan jumlah kendaraan," ujar dia.Menurut Sugihardjo, ada dua pilihan yang bisa dilakukan untuk mengatasi kemacetan, yaitu traffic yang mengutamakan pergerakan kendaraan atau transport yang mengedepankan pergerakan orang."Kalau menurut saya, mengutamakan transport adalah yang paling efektif, karena menurut survei tahun 2004, sekitar 16,5 persen pengguna kendaraan pribadi pindah ke busway, yang berarti bisa menghemat BBM dan mengurangi kemacetan," papar Sugihardjo. (ir/)


Berita Terkait