Suara TNI di Pemilu 2009 Terlalu Murah untuk SBY

Suara TNI di Pemilu 2009 Terlalu Murah untuk SBY

- detikNews
Sabtu, 18 Feb 2006 15:21 WIB
Jakarta - Kalau TNI nyoblos Pemilu 2009, tentaranya adalah junior SBY. Hasilnya tentu bisa menguntungkan SBY. Namun suara TNI dinilai terlalu murah untuk SBY. Oh ya?"SBY kalau mau desain TNI, itu cuma kecil, paling banyak cuma 1 juta dari 135 juta orang, kan tidak terlalu banyak. Untuk mempertaruhkan kredibilitas sebagai seorang demokrat, terlalu murah kalau menurut saya," ujar Fungsionaris DPP Partai Demokrat Nur Aman.Hal ini disampaikan dia usai acara diskusi tentang polemik perdebatan hak pilih TNI di Mario's Place, Menteng, Jakarta, Sabtu (18/2/2006).Tapi pastinya akan menguntungkan SBY kan? "Ya menguntungkan seluruh rakyat, termasuk parpol, termasuk SBY juga," cetus Nur.Menurutnya, jika TNI sudah siap menggunakan hak pilih pada Pemilu 2009, maka tidak perlu ditahan-tahan."Tidaklah mungkin kalau pemilu dilaksanakan besok. Pemilu 2009 itu kan masih seribu hari lebih. Masih ada waktu mempersiapkan diri," ujar Nur.Bentuk jaminannya, lanjut dia, harus ada aturan yang tidak mengizinkan TNI melakukan kampanye dengan atribut keanggotaan militer. Asrama juga tidak boleh dimasuki parpol. Aturan ini bisa masuk dalam Juklak TNI.Jaminannya apa? "Loh kan TNI diawasi DPR dan masyarakat. Komando itu bukan hanya garis lurus, tapi juga ada garis ke samping dan ke bawah. Ada space of control juga. Jadi tidak ada cerita TNI tidak bisa dikontrol. Kalau ketahuan berkampanye pasti akan ditindak," kata Nur.Dia pun yakin tentara tidak terlalu pusing memikirkan hak pilih dalam pemilu. Apalagi hak pilih TNI dalam Pemilu 2009 cuma wacana."TNI tidak pernah berpolitik praktis seperti yang ditakutkan banyak pihak. Kalau yang ditakutkan TNI bakal jadi alat penopang politik, saya kira itu tidak akan terjadi. Masak ada anggota pakai seragam terus berkampanye," tandas Nur. (sss/)


Berita Terkait