Sakit Batu Ginjal, Peserta Jahit Mulut SUTET Dilarikan ke RS

Sakit Batu Ginjal, Peserta Jahit Mulut SUTET Dilarikan ke RS

- detikNews
Sabtu, 18 Feb 2006 15:10 WIB
Jakarta - Yani Kurniasih (40) pelaku aksi jahit mulut korban Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) dari Sumedang, yang sudah 22 hari melakukan aksinya, terpaksa dilarikan ke UGD RS Cikini karena sakit batu ginjal.Selain Yani, pelaku aksi jahit mulutnya lainnya, Jujun Junaedi (28) dari Cianjur, yang sudah melakukan aksinya 12 hari, juga dibawa ke RS Cikini karena sakit radang usus.Keduanya dibawa secara bersamaan oleh Koordinotor Solidaritas Aksi Korban SUTET Indonesia (Saksi) ke RS Cikini pukul 13.15 WIB dengan menggunakan taksi dari tempat markas bekas kantor PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta, Sabtu (18/2/2006).Menurut Nyoman Swastika, Ketua Koordinator Saksi, Yani dilarikan ke RS karena mengalami muntah-muntah pada Sabtu pagi dan merintih sakit pada bagian perut bawahnya."Dokter mendiagnosa Ibu Yani terkena batu ginjal, sementara Jujun didiagnosa mengalami radang usus," kata Nyoman di RS PGI Cikini, Jalan Cikini Raya, Jakarta.Sebelum dibawa ke RS Cikini, menurut Nyoman, pihaknya sudah meminta kepada kedua korban agar melepas jahitan yang ada di mulutnya, namun permintaan ini ditolak."Mereka nggak mau. Mereka meronta ketika akan dilepas jahitannya," ungkap Nyoman.Hingga pukul 15.00 WIB, kedua korban masih terbaring lemah di ruang UGD RS Cikini dengan dipasangi infus. Pihak RS Cikini juga sudah mengambil sampel darah untuk diketahui kepastian sakit yang diderita.Koordinator Saksi juga telah memesan kamar untuk rawat inap bagi keduanya di kamar 3 B ruang K. Keduanya akan dirawat sampai kondisi kesehatannya benar-benar pulih. Sebelum dibawa ke RS, Jujun meminta agar istri dan anaknya di Cianjur untuk datang.Saat ini pelaku aksi jahit mulut masih tersisa satu orang, yaitu Uswiyanto (25) asal Ungaran Semarang yang telah melakukan jahit mulut selama 8 hari. (ir/)


Berita Terkait