Waspadalah! Unggas Sehat Ikut Sebarkan Flu Burung

Waspadalah! Unggas Sehat Ikut Sebarkan Flu Burung

- detikNews
Sabtu, 18 Feb 2006 13:10 WIB
Jakarta - Pemerintah menyebutkan adanya unggas sehat yang ikut menyebarkan flu burung. Asumsi ini dilihat dari turunnya jumlah unggas yang terkena flu burung, tapi pasien yang sakit melonjak. Jadi, waspadalah!"Artinya ada unggas yang sehat, tapi menyebarkan," ujar Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadilah Supari di sela acara Indonesia Bebas Polio Kick Off di Gelanggang Olahraga (GOR) Soemantri Brojonegoro, Kuningan, Jakarta, Sabtu (18/2/2006).Untuk mencegah makin meluasnya flu burung, menurut Menkes, rantai manusia dengan unggas di perkotaan harus dipotong.Unggas yang berada dalam radius satu kilometer dari yang terjangkit oleh flu burung harus dimusnahkan. Di luar kasus itu, unggas yang ada harus divaksinasi.Prioritas penanganan flu burung pada perkotaan, karena melihat padatnya penduduk yang memudahkan penularan virus dari manusia ke manusia."Tapi sampai detik ini spesimen virus yang kita kirim ke Hong Kong masih jenis yang menular dari unggas ke manusia, belum ada human to human transmission," tandas Menkes.Pemerintah juga sudah menyiapkan tablet Tamiflu, untuk mencegah meluasnya flu burung. Menurut Menkes, tablet Tamiflu ini akan disebar ke rumah sakit rujukan di seluruh Indonesia."Saya berusaha sampai akhir bulan ini menyediakan 4 juta tablet Tamiflu," katanya.Sementara Menko Kesra Aburizal Bakrie mengatakan, pemerintah menganggarkan Rp 2,4 triliun pada tahun ini untuk mencegah meluasnya pandemi flu burung.Pemerintah akan membentuk komite pencegahan yang akan menyebarkan pencegahan tablet Tamiflu ke seluruh rumah sakit rujukan. Jumlah Tamiflu yang disediakan 160 ribu tablet yang bisa digunakan untuk 35 ribu orang calon penderita."Tamiflu ini hanya bisa dipakai untuk orang-orang yang mengidap flu burung di bawah 48 jam. Jika sudah lewat 48 jam, Tamiflu tidak berarti apa-apa," kata Ical. (ir/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads