Jika Sudah Aman, Tol Cipularang Bisa Dibuka Sore Ini
Jumat, 17 Feb 2006 14:49 WIB
Jakarta - Tol Cipulang sering amblas. Paling gres, terakhir tol Cipularang amblas di KM 96.800. Akibatnya tol itu ditutup untuk umum. Setelah mengalami perbaikan, rencananya Jumat sore ini tol bisa dibuka kembali. Namun, rencana ini belum pasti. Sebab, Menteri Pekerjaan Umum (PU) masih menunggu laporan terakhir dari Tim Independen. Bila laporan dari tim bahwa jalan tol sudah sempurna dan layak dilalui pengendara, maka Menteri PU Umum akan bisa membuka kembali tol itu sore ini. Demikian disampaikan oleh Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto usai pemaparan soal paket kebijakan infrastruktur di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (17/2/2006)."Kalau laporan yang masuk dari tim teknis dan tim independen yang masuk ke saya itu benar, mereka akan selesai (sempurna) pada sore ini," kata Djoko Kirmanto.Tol Cipularang kembali amblas di KM 96.800 pada 29 Januari silam. Selanjutnya beberapa kali sempat mengalami buka tutup, karena belum sempurnanya perbaikan dan kondisi jalan yang masih sering amblas.Ditambahkan Djoko, saat ini Surat Keputusan (SK) pembukaan tol Cipularang sudah dia susun dan tinggal ditandatangani. Sedianya tol ini akan dibuka pada Rabu 15 Februari lalu, namun berdasarkan pantauannya kondisi tol Cipularang masih dipenuhi oleh truk-truk pengangkut dan alat-alat berat sehingga dinilai kurang layak untuk dibuka.Ditambahkan Djoko, walaupun kondisi jalan sudah diperbaiki dan layak jalan namun dengan masih belum bersihnya kondisi jalan dari alat berat dan truk bisa saja tol dibuka 15 Februari lalu. "Tapi, karena masih ada truk pating seliwer, ada truk bawa bahan bangunan di situ, itu kan mengganggu, apa beda menyopir di jalan tol dengan di jalan biasa," tukasnya.Menyinggung soal laporan bahwa PT Jasamarga membuka jalan tol Cipularang untuk mobil-mobil kecil dan menarik pungutan, Menteri PU mengatakan semestinya hal itu tidak terjadi dan tidak boleh dilakukan oleh Jasamarga."Mestinya tidak bisa karena membuka dan menutup jalan tol kewenangannya ada di pemerintah," tegas dia.
(san/)











































