Black Box Adam Air Sudah di Tangan KNKT

Black Box Adam Air Sudah di Tangan KNKT

- detikNews
Jumat, 17 Feb 2006 11:50 WIB
Jakarta - Dalam waktu dekat, penyebab pasti pendaratan darurat pesawat Adam Air di Bandar Udara Tambolaka, Sumba Barat, NTT, akan segera diketahui. Sebab menurut Menhub Hatta Rajasa, black box pesawat berjenis Boeing 737-300 saat ini sudah berada di tangan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT)."Tadi barusan KNKT lapor saya dan mengatakan bahwa black box sudah di tangan kami, dan mereka akan segera membuka black box tersebut," kata Menhub pada wartawan sebelum acara pemaparan infrastruktur di Departemen Keuangan, Jl Lapangan Banteng Timur, Jakarta, Jumat (17/2/2006).Berdasarkan informasi yang diberikan KNKT pada Menhub, KNKT baru bisa menyampaikan hasil laporan sementara atas black box tersebut pekan depan.Menhub juga menjelaskan, untuk setiap prosedur keselamatan udara, maka setiap pesawat yang mengalami insiden terlebih lagi yang mengalami kecelakaan, sebelum diterbangkan kembali harus terlebih dahulu dilakukan investigasi oleh KNKT."Sebelum ada clearance tidak boleh diterbangkan dengan alasan apa pun," tukas Hatta.Pada 11 Februari lalu, pesawat Adam Air dengan rute Jakarta-Makassar ini terpaksa mendarat di Bandara Tambolaka setelah tiga jam berputar-putar tanpa tujuan. Peralatan komunikasi dan navigasi yang ada dalam pesawat tersebut rusak total. Akhirnya, pilot Tri Nusiyogo memutuskan untuk melakukan pendaratan darurat di Tambolaka.Pesawat tersebut mengangkut 145 penumpang. Salah satu di antaranya adalah anggota Komisi Pemilihan Umum, Chusnul Mar`iyah. Para penumpang lalu dievakuasi dengan pesawat Boeing 737-200 ke Makassar, sesuai tujuan. KNKT segera meluncur ke lokasi untuk menginvestigasi. Namun ketika tim KNKT sudah ada di Denpasar, eh Adam Air bermasalah itu sudah meninggalkan lokasi menuju Makassar.Dephub menyebutkan, memindahkan pesawat yang rusak dari lokasi kejadian, memperbaiki dan menerbangkannya kembali tanpa izin, merupakan pelanggaran berat. Akibatnya, data di kotak hitam dikhawatirkan sudah terhapus. Ini sangat berbahaya dan Indonesia bisa mendapat sanksi internasional.Dephub telah meng-grounded lisensi pilot dan kru pesawat. Selain itu, sanksi peringatan juga diberikan kepada manajemen Adam Air. (nvt/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads