Sutiyoso Tinjau Monorel, Lalu Lintas Kuningan Macet
Jumat, 17 Feb 2006 10:30 WIB
Jakarta -
Setelah ada komitmen suntikan dana dari Dubai, pembangunan monorel langsung dikebut. Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso pun turun tangan meninjau proyek monorel yang tertunda cukup lama itu. Akibatnya, arus lalu lintas macet.Kemacetan terjadi tepat di kawasan Pasar Festival di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (17/6/2006). Jalur lambat ditutup Dinas Perhubungan sejak pukul 06.00 WIB. Kendaraan dialihkan ke jalur cepat dan mengakibatkan arus lalu lintas padat merayap.Kawasan ini nantinya akan dijadikan stasiun pusat monorel. Rencananya di Kuningan akan dibangun 4 stasiun dari 11 stasiun yang ada. Keempat stasiun tersebut berlokasi di Gran Melia, Taman Rasuna Said, Kuningan Sentral dan Setia Budi Utara.Sutiyoso terbalut kemeja abu-abu tiba di lokasi pukul 09.50 WIB. Dia langsung diberi penjelasan oleh Kepada Dinas Perhubungan DKI Jakarta Nurrakhman dan Penanggung Jawab Teknis Pembangunan Monorel, Bovananto. Pameran FotoDalam acara itu, juga dipamerkan beberapa foto stasiun dan monorel, termasuk diperlihatkan hasil karya pemenang lomba rancangan stasiun monorel Baskoro Tedjo. Belasan wartawan meliput acara ini.Pembangunan monorel direncanakan menggunakan dua jalur berbeda, yaitu green line dan blue line. Jalur hijau sepanjang 14,3 kilometer melintasi Kampung Melayu-Casablanca-Tanah Abang-H.Sabeni-Jatibaru-Cideng-Roxy. Sedangkan jalur biru sepanjang 13,5 kilometer melintasi Rasuna Said-Gatot Subroto-Sudirman-Senayan-DPR/MPR-S.Parman-Jalan Kiapang-Pejompongan-Dukuh Atas. Ditargetkan jalur hijau beroperasi pada 2007, atau saat Sutiyoso lengser.
(aan/)










































