Dirlantas Polda: Moge Selalu Jadi Tontonan, Jadi Harus Santun
Jumat, 17 Feb 2006 10:12 WIB
Jakarta -
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Joko Susilo saat ini punya tugas baru: mengurusi motor gede (moge). Mulai hendak mengumpulkan asosiasi moge, hingga terus mengimbau agar para pengendara moge sopan dalam berlalu lintas. "Pengendara moge ini kan jadi perhatian masyarakat.Kalau lewat sering jadi tontonan. Banyak yang pingen naik moge juga, jadi wajar kalau kita minta mereka untuk lebih santun," papar Joko.Berikut petikan wawancara detikcom dengan Joko soal permogean, Jumat (17/2/2006): Apalah polisi akan melakukan razia pada moge bodong?Kalau kita mau razia, enggak cuma moge aja, tapi semuanya. Perlakuannya samalah, kalau yang enggak lengkap surat-suratnya ya kita tindak. Untuk moge, rencananya kita mau kumpulkan para pemilik moge. Biar gimana pun, moge juga harus dilengkapi surat-surat. Mereka harus daftar di Samsat, harus ada STNK dan BPKB-nya. Publik komplain banyak pengendara moge arogan?Menanggapi keluhan masyarakat yang mengatakan mereka arogan, kita imbau supaya lebih santun dalam berlalu lintas. Biar jadi teladan juga. Dikatakan arogan, karena biasanya yang besar mengalahkan yang kecil. Pengendara moge ini kan jadi perhatian masyarakat, kalau lewat sering jadi tontonan, banyak yang pingen naik moge juga. Jadi wajar kalau kita minta mereka untuk lebih santun. Kalau tetap ada yang bertindak arogan sehingga masyarakat merasa dirugikan?Enggak cuma dirugikan oleh moge aja, dirugikan oleh yang lainnya juga akan ditindak. Kalau ada yang dirugikan, lapor saja.
(nrl/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































