Korut Minta Lobi RI Soal Krisis Nuklirnya
Kamis, 16 Feb 2006 21:28 WIB
Jakarta - Korea Utara meminta agar Pemerintah RI membantu dilanjutkannya kembali upaya menyelesaikan krisis nuklir negaranya melalui mekanisme perundingan enam negara yang kini terhenti. "Mereka meminta Indonesia untuk melakukan jasa baiknya, kepada pihak lain agar menghilangkan halangan-halangan yang ada untuk diadakannya kembali six parties talk," kata Dubes Keliling RI Nana Sutresna di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Kamis (16/2/2006). Atas permintaan tersebut, menurut Nana, Indonesia menyatakan kesediaannya. Indonesia sendiri berkomitmen mendorong terselenggaranya kembali proses perundingan yang dinilai sebagai format terbaik untuk mencari jalan keluar masalah yang telah berumur puluhan tahun tersebut."Ya tentu saja kita akan menghubungi pihak-pihak yang terkait (AS, Jepang, China, Rusia, Korsel dan Korut) dan nanti kita lihat apa yang dapat kita lakukan," ujarnya tentang langkah RI selanjutnya. Nana membenarkan bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang menawarkan jasa baik sebagai mediator proses perundingan. Dan itu pun atas persetujuan dari semua negara peserta. Sama sekali bukan mengambil alih pelaksanaannya. "Kita tidak akan menjadi mediator kecuali mereka minta. Paling-paling kita hanya melengkapi," sambungnya.
(atq/)











































