Mahasiswa Gelar Cap Jempol Darah Dukung Aksi Tolak SUTET

Mahasiswa Gelar Cap Jempol Darah Dukung Aksi Tolak SUTET

- detikNews
Kamis, 16 Feb 2006 17:46 WIB
Jakarta - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Front Nasional Universitas Nasional (Unas) Jakarta melakukan aksi tanda tangan dan cap jempol darah. Aksi ini untuk memberikan dukungan peserta aksi mogok makan dan jahit mulut korban SUTET.Aksi puluhan mahasiswa ini digelar di Kampus Unas, Jalan Sawo Manila, Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (16/2/2006). Mereka membubuhkan tanda tangan dan cap jempol darah pada spanduk putih berukuran 5 X 1 meter.Selain diikuti puluhan mahasiswa Unas, aksi ini juga diikuti belasan pelajar.Menurut keterangan Humas Front Nasional, Mora, tujuan aksi ini tidak lain untuk menunjukkan bukti keseriusan mahasiswa Front Nasional dalam mendorong solidaritas mahasiswa lain untuk berjuang dan berkorban membela warga korban SUTET."Kita juga mendorong rekan kampus kita yang ikut aksi mogok makan dan jahit mulut," ujarnya.Para mahasiswa turut melakukan aksi mogok makan dan jahit mulut karena korban SUTET merupakan pihak yang dirugikan dan seharusnya mendapat ganti rugi dari pemerintah sesuai dengan UU Nomor 15 tahun 1985 pasal 12.Para mahasiswa menilai PLN tidak adil. Klaim bahwa SUTET tidak berbahaya juga sebagai hal yang tidak benar. "PLN berani mengeluarkan biaya untuk iklan SUTET tidak berbahaya. Tapi saat warga menuntut hak ganti rugi PLN malah tidak memenuhinya," katanya.Aksi cap jempol darah ini akan terus berlanjut untuk mengumpulkan 1 juta tanda tangan.Para mahasiswa juga membawa miniatur SUTET dan papan bertuliskan, "Berani Bercita-cita, Harus Berani Menderita". Hingga Kamis ini peserta mogok makan dari kalangan mahasiswa Unas selama 17 hari berkurang. Dari semula 3 orang, kini tinggal 2 orang yakni Yadi (20) dan Andre (20). (san/)


Berita Terkait