Bocah Gizi Buruk di Makassar Meninggal Dunia
Kamis, 16 Feb 2006 17:26 WIB
Makassar - Setelah dirawat intensif selama 2 hari di Rumah Sakit Labuang Baji, Makassar, Putri (10), bocah penderita gizi buruk akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya, pukul 22.00 Wita, Rabu Malam (15/02/2006). Putri sebenarnya telah dirawat selama 5 hari di Makassar. Namun, perawatan intensif mulai dilakukan setelah dua hari terakhir, lantaran kondisinya yang semakin gawat. Selain gizi buruk, Putri juga didiagnosa menderita sesak nafas yang akut. "Katanya, karena anak saya kekurangan gizi, makanya gampang terkena penyakit lain," tutur Hartuni (42) ibu Putri, menirukan perkataan dr Anwar, dokter yang merawat anaknya. Penanganan Putri juga tergolong telat. Anak ke empat dari lima bersaudara ini mulai dibawa ke Puskesmas Cendrawasih setelah kondisinya mulai parah. Dari Puskesmas inilah, Putri lalu dirujuk ke RS Labuang Baji, Makassar. "Saya juga terlambat bawa dia karena biaya yang kurang," ujar Abdul Malik, ayahnya, yang sehari-harinya bekerja sebagai kuli bangunan. Bahkan karena kekurangan biaya, Abdul Malik tak punya biaya untuk mengangkut jenazah anaknya dengan mobil jenazah. Jenazah Putri digendong Malik dari RS Labuang Baji ke rumahnya di Jl Mappaoddang, dengan berjalan kaki, yang jaraknya sekitar 500 meter.
(asy/)











































