Masjid Istiqlal Buka Kaderisasi Ulama Perempuan, Nasaruddin: Pertama di Dunia

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selasa, 23 Feb 2021 15:37 WIB
Inilah wajah teranyar Masjid Istiqlal, masjid terbesar di Asia Tenggara yang dapat menampung 200.000 jamaah usai di renovasi.
Masjid Istiqlal (Ilustrasi/Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Masjid Istiqlal meluncurkan 41 program baru yang diberi nama 'The New Istiqlal'. Pada salah satu program itu, Masjid Istiqlal akan membuka kaderisasi untuk ulama perempuan.

Program 'The New Istiqlal' itu disampaikan oleh Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, dalam peringatan Milad Masjid Istiqlal ke-43 yang disiarkan di akun YouTube Masjid Istiqlal TV, Senin (22/2/2021). Salah satu program itu adalah kaderisasi ulama.

"Di antara ke-41 program itu ada yang kita kenal dengan Majelis Mudzakarah Masjid Istiqlal. Kita menghimpun para ulama besar yang saya kira siapapun tidak mengenal beliau-beliau, mungkin tidak banyak terlibat lagi kemasyarakatan dakwah, kemasyarakatan lainnya, aktif menulis dan juga memberikan advice pada para ulama muda yang diketuai oleh Prof Dr HM Quraish Shihab ditambah dengan 20 orang. Di bawah Majelis Mudzakarah ini kita melahirkan pendidikan kader ulama yang setara dengan S2 dan S3 yang bekerja sama dengan Institut Perguruan Tinggi Ilmu Al Quran Jakarta," kata Nasarudin dalam sambutannya.

Kaderisasi ulama itu dibuka, kata Nasaruddin, lantaran banyak ulama yang meninggal dunia. Imam Besar Masjid Istiqlal itu mengungkap kurangnya penerus ulama yang baru.

"Hal ini didasari bahwa para ulama senior kita yang begitu berwibawa di masyarakat kita satu per satu meninggalkan kita semuanya. Sementara kita sangat-sangat lamban bahkan di beberapa tempat kita tidak menemukan lagi kaliber ulama-ulama yang sudah meninggalkan kita itu. Maka Istiqlal melahirkan pendidikan khusus pendidikan kader ulama yang betul-betul seperti para pendahulu kita yang juga plusnya adalah ulama yang bisa menyesuaikan diri dengan konteks masyarakat sekarang dan masa yang akan datang," tutur dia.

Pada program itu, Nasaruddin menyebut Masjid Istiqlal akan membuka pendidikan kaderisasi untuk ulama perempuan. Program ini, kata Nasaruddin, jadi yang pertama di dunia Islam.

"Dan yang lebih khususnya lagi saya ingin juga men-declare pada malam ini, kita akan mendeklarasikan atau membuka pendidikan kader ulama perempuan mungkin ini yang pertama di dalam dunia Islam," jelas dia.

Selanjutnya
Halaman
1 2