Ini Langkah Pemprov DKI Antisipasi Cuaca Ekstrem 23-24 Februari

Muhammad Ilman Nafian - detikNews
Selasa, 23 Feb 2021 14:31 WIB
ilustrasi hujan
Ilustrasi Hujan (GettyImages)
Jakarta -

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan waspada cuaca ekstrem untuk hari ini dan besok di sejumlah wilayah Indonesia. Wagub DKI Jakarta mengaku pihaknya telah menyiapkan program untuk mengantisipasi peringatan tersebut.

"Kita sekarang mengantisipasi potensi curah hujan yang cukup ekstrem pada tanggal 22-23 (23-24). Selain program-program yang sudah dilaksanakan dan terus dilaksanakan seperti normalisasi naturalisasi sumur resapan dan peningkatan pompa air yang jumlahnya sudah mencapai 729 kita juga meningkatkan RTH termasuk di DKI, kita satu tahun terakhir ini meningkatkan daya tampung air dengan gerebek lumpur termasuk pengurukan sedimentasi yang sudah meninggi," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (23/2/2021).

"Mengerahkan tidak kurang dari 257 ekskavator kami, termasuk amfibi dan juga tidak kurang dan seluruh jajaran kami yang bekerja dari pagi sampai sore yang melakukan pengurukan dan semua petugas kami di hujan ekstrem in hampir 24 jam bekerja dan bersiaga," sambungnya.

Selain itu, Riza mengimbau masyarakat di wilayah yang sebelumnya terkena dampak banjir agar bersiaga. Dia meminta para pemilik kendaraan tidak memarkir kendaraan di basement agar tidak tenggelam banjir.

"Kemudian kemarin kan kita lihat di Kemang ada beberapa kendaraan yang sempat tenggelam, itu mungkin tamu datang menginap di hotel, di beberapa tempat, ketika hujan tengah malam tidak tahu dan paginya sudah tenggelam mobilnya. Dan untuk ini kami juga sudah meminta jajaran kami mengingatkan menyosialisasikan ke seluruh daerah-daerah yang berpotensi banjir ketika hujan ekstrem untuk memastikan tidak ada lagi kendaraan yang berada di basement atau di depan hotel, depan resto, dan sebagainya apabila daerah tersebut berpotensi banjir," ucapnya.

Riza menyarankan agar warga memindahkan kendaraannya ke tempat lebih tinggi. Mengingat potensi hujan ekstrem masih terjadi dalam beberapa hari ke depan.

"Ya bagi tempat-tempat yang berpotensi banjir, ya kita minta dicarikan tempat yang lebih tinggi. Kita tahu dalam dua hari ini ada potensi hujan ekstrem, jadi mobil-mobil di daerah seperti Kemang kemarin atau Kampung Melayu, Bidara Cina, dan beberapa titik itu kita minta mobil tidak ada di basement atau di permukaan, di depan hotel sekalipun apabila di sana kemarin kita lihat terjadi banjir. Jadi itu upaya yang kita lakukan untuk mengurangi kerugian materi, termasuk korban jiwa tadi seperti anak-anak lansia dan sebagainya," katanya.

Sebelumnya, Kepala BMKG Dwikorita menjelaskan, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi terjadi sepekan ke depan.

"Untuk periode sepekan ke depan, wilayah Jabodetabek umumnya berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Namun besok itu tanggal 21 Februari warnanya menjadi hijau muda artinya apa, ini intensitasnya menjadi rendah," kata Dwikorita dalam konferensi pers virtual yang disiarkan di YouTube BMKG, Sabtu (20/2).

Pada 22 Februari 2021, diprediksi hujan dengan intensitas ringan masih terjadi di wilayah Jabodetabek. Namun masyarakat perlu mewaspadai cuaca hujan dengan intensitas lebat berpotensi terjadi kembali pada 23-24 Februari 2021.

"Hari ini kesimpulannya, hari ini kita masih harus waspada ya, kemudian waspada berikutnya tanggal 23 dan tanggal 24, itu yang perlu kami tekankan," kata Dwikorita.

(man/idn)