Elektabilitas Merosot di Survei Kompas, Golkar Bandingkan dengan Survei LSI

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Selasa, 23 Feb 2021 12:44 WIB
Wakil Ketua Komisi VIII Ace Hasan Syadzily
Ace Hasan (Jefrie Nandy Satria/detikcom)
Jakarta -

Elektabilitas Partai Golkar merosot dalam survei yang dikeluarkan Litbang Kompas dan tersisa 3,4%. Golkar tidak gentar atas hasil survei tersebut.

"Ya kami sama sekali tidak gentar. Kami terus bekerja yang terbaik untuk rakyat," kata Ketua DPP Partai Golkar Ace Syadzily Hasan kepada wartawan, Selasa (23/2/2021).

Golkar menilai hasil survei akan dijadikan bahan evaluasi. Ia mengatakan hasil survei akan menjadi pelecut untuk menaikkan elektabilitas partai.

"Survei apa pun kami jadikan bahan evaluasi agar kami dapat meningkatkan elektabilitas partai. Ini menjadi pelecut bagi kami agar dapat terus menaikkan elektabilitas," ucapnya.

Menurut Ace, hasil survei Litbang Kompas harus dibaca secara menyeluruh dan digali lebih dalam. Menurutnya, masih ada 47 persen responden yang tidak menentukan pilihan.

"Harus dibaca secara utuh survei yang dilakukan Litbang Kompas ini. Dibanding dengan survei sebelumnya, yang belum menentukan pilihan dalam survei Kompas itu masih sangat tinggi, yaitu 47,3%. Harusnya hal itu bisa digali," ucapnya.

Lebih lanjut, Ace menyoroti hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) terkait elektabilitas partai politik. Menurutnya dalam survei LSI, Golkar mendapat angka 10 persen dengan jumlah responden yang tidak menjawab sebesar 17 persen.

"Bandingkan dengan survei LSI yang juga dirilis kemarin. Posisi Golkar pada 10%, di mana undecided-nya 17%," tuturnya.

Litbang Kompas sebelumnya merilis survei pada awal 2021 yang menunjukkan dinamika elektabilitas partai politik terbaru. Elektabilitas Partai Golkar merosot hingga tersisa 3,4%.

Seperti diketahui, perolehan suara Golkar di Pemilu 2019 sebesar 12,31%. Berdasarkan survei Oktober 2019 dan Agustus 2020, elektabilitas Golkar turun menjadi 7,7% dan 5,9%.

Berikut ini hasil survei elektabilitas parpol versi Litbang Kompas pada Januari 2021:

PDIP: 19,7%
Gerindra: 9,6%
PKB: 5,5%
PKS: 5,4%
Demokrat: 4,6%
Golkar: 3,4%
NasDem: 1,7%
PAN: 0,8%
Perindo: 0,6%
PPP: 0,5%
Berkarya: 0,4%
Hanura: 0,2%
PSI: 0,2%
Garuda: 0,1%
PBB: 0,0%
PKPI: 0,0&
Tidak tahu/rahasia/golput: 47,3%

Sementara itu, berikut ini hasil survei elektabilitas parpol versi LSI yang digelar pada 25-31 Januari 2021 (survei semi terbuka dengan menampilkan 17 parpol):

1. PDIP: 24,5 persen
2. Gerindra: 12,6 persen
3. Golkar: 10,0 persen
4. PKB: 9,7 persen
5. PKS: 7,6 persen
6. Demokrat: 5,4 persen
7. NasDem: 3,4 persen
8. PAN: 3,0 persen
9. PPP: 2,4 persen
10. PSI: 1,5 persen
11. Perindo: 1,4 persen
12. Hanura: 0,4 persen
13. Berkarya: 0,3 persen
14. PBB: 0,1 persen
15. Gelora: 0,1 persen
16. PKPI: 0,0 persen
17. Garuda: 0,0 persen

Simak Video: Prabowo-Ganjar-Anies di Lingkaran Pilpres 2024 Versi LSI

[Gambas:Video 20detik]

(hel/imk)