BMKG Deteksi Titik Panas Indikasi Karhutla di 6 Daerah Riau

Raja Adil Siregar - detikNews
Selasa, 23 Feb 2021 10:31 WIB
Ilustrasi Kebakaran hutan di Riau (Chaidir-detikcom)
Ilustrasi Kebakaran Hutan di Riau (Chaidir/detikcom)
Pekanbaru - BMKG mendeteksi 50 titik panas (hotspot) indikasi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Provinsi Riau. Titik panas tersebar di 6 daerah.

Staf Analisa BMKG Pekanbaru, Anggun Rahmania, mengatakan titik panas dengan tingkat kepercayaan di atas 70 persen itu tercatat pada citra satelit pukul 06.00 WIB pagi ini. Titik panas terbanyak tersebar di Kabupaten Bengkalis.

"Titik panas di Riau terdeteksi di 6 daerah. Keenam daerah adalah Bengkalis, Dumai, Kepulauan Meranti, Rokan Hilir, Siak, dan Pelalawan," ujar Anggun kepada detikcom, Selasa (23/2/2021).

Dalam catatan BMKG, titik panas untuk wilayah Bengkalis ada 17 titik, Kepulauan Meranti 1 titik dan Kota Dumai 13 titik. Selanjutnya di Pelalawan ada 1 titik, Siak 6 titik dan Rokan Hilir 12 titik panas.

Khusus di Kota Pekanbaru, terpantau pagi tadi sudah mulai diselimuti kabut asap tipis. BMKG menyebut asap diduga datang dari daerah sekitar Pekanbaru yang sudah mulai terjadi kebakaran hutan dan lahan.

"Kalau untuk di wilayah Kota Pekanbaru sendiri belum terdeteksi adanya titik panas atau hotspot. Kemungkinan kiriman asap dari beberapa wilayah sekitar yang terbawa oleh angin ke wilayah Pekanbaru," katanya.

Terkait ancaman kebakaran hutan dan lahan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sendiri telah menaikkan status siaga darurat karhutla. Status mulai berlaku pada 15 Februari-31 Oktober mendatang.

Lihat juga video 'BMKG: Banyak Masyarakat Abaikan Peringatan Dini Cuaca':

[Gambas:Video 20detik]



(ras/isa)