Minta Suaka ke Indonesia, Dokter Kuba Tidak Miliki Dokumen
Kamis, 16 Feb 2006 13:03 WIB
Kupang -
Seorang dokter asal Kuba yang diperbantukan ke Timor Leste kabur ke Indonesia dan meminta suaka politik. Namun saat diperiksa aparat Polres Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), dokter Ramon Ballestero Escobar (39) tak memiliki dokumen keimigrasian."Dia hanya menunjukkan satu lembar surat tugas berbahasa Spanyol yang menjelaskan bahwa Ramon adalah seorang dokter yang diperbantukan di Timor Leste. Dia tidak memiliki dokumen keimigrasian," kata Kapolres Belu AKPB Ekotrio Budiniar saat dihubungi detikcom melalui sambungan telepon, Kamis (16/2/2006).Ramon melarikan diri dari Timor Leste, Selasa 14 Februari lalu, dengan menggunakan bus umum dari Distrik Kova Lima, Suai, Timor Leste. Dia turun di perbatasan dan jalan kaki melewati hutan seharian.Aparat TNI di perbatasan menerima laporan warga, ada orang asing yang tidak bisa berbahasa Indonesia. Aparat menemukan Ramos di pos Fatahukan, Atambua, Rabu 15 Februari, pukul 14.45 WITA. Aparat memberikan Ramon baju dan makanan, karena dia hanya membawa obat dan stetoskop. Ramon dibawa ke Polres Belu pukul 22.45 Wita. Kamis siang ini, Ramon akan dibawa ke Polda NTT di bawah pengawasan Kasat Intel Porles Belu Inspektur Satu Veri Verdian. Kapolres Belu juga menyatakan, Ramon berulangkali meminta pemerintah Indonesia memberikan suaka politik. Namun, Ramon menolak untuk memberikan keterangan rinci tentang identitas dirinya maupun latar belakang melarikan diri ke Indonesia untuk mencari suaka.
(jon/)










































