Jakarta Lampu Merah! 2 Suspect Flu Burung Meninggal

Jakarta Lampu Merah! 2 Suspect Flu Burung Meninggal

- detikNews
Kamis, 16 Feb 2006 11:58 WIB
Jakarta - Menkes boleh saja menyangkal flu burung belum mengganas. Tapi fakta membuktikan, jumlah pasien meninggal karena diduga terserang virus flu burung terus saja bertambah. Kamis (16/2/2006) pagi tadi misalnya, 2 dari 3 pasien baru yang dirawat sehari di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, meninggal dunia.Rabu 15 Februari, RSPI Sulianti Saroso mendapat kiriman 3 pasien yang diduga flu burung. Atas rujukan RS Agung Manggarai Jakarta Selatan, Lisnawati (15) masuk RSPI pukul 02.30 WIB. Menyusul kemudian Dede (27) yang datang atas rujukan RS Permata Cibubur, Jawa Barat pada pukul 05.30 WIB. Kemudian pada pukul 14.00 WIB atas rujukan RS Pelabuhan Jakarta Utara masuk pasien atas nama Nani Mulyani (23).Tak sempat dirawat lama, Lisnawati dan Dede akhirnya meninggal dunia. Lisnawati adalah warga Jl Saharjo 78 nomor 46 Kelurahan Pasar Manggis, Manggarai, Jakarta Selatan. Ia meninggal hari ini pukul 03.30 WIB. Rencananya ia akan dikebumikan di Lampung. Beberapa jam kemudian, yakni pada pukul 8.30 WIB pasien bernama Dede, warga Komplek Duta Mekar Asri Jl Flamboyan Blok P-2 nomor 7, Cileungsi, Bogor juga meninggal."Waktu awal masuk kondisi mereka kesannya bagus. Mereka sadar. Tapi 2 dari 3 pasien itu ternyata meninggal pagi ini," ujar Ketua Tim Surveilans Flu Burung RSPI Sulianti Saroso, dr Ilham Patu, pada detikcom pukul 11.00 WIB.Namun demikian Ilham belum bisa memastikan apakah ketiga pasien tersebut positif terjangkit flu burung. "Masih belum ada hasil lab-nya. Mungkin baru besok atau lusa kita dapat hasilnya," jelasnya.Pada Rabu kemarin, Presiden SBY memanggil 5 gubernur yang daerahnya terjangkit flu burung. Jakarta memegang ranking pertama dalam jumlah penderita flu burung. Dampaknya, Gubernur Sutiyoso mempertimbangkan larangan memelihara unggas di Ibukota. (nvt/)


Berita Terkait