56 Hari Hilang, Keluarga Ingin Kasus Citra Ditangani Polda
Kamis, 16 Feb 2006 10:08 WIB
Jakarta - Gadis cantik Citra Sari Dewi telah 56 hari hilang. Penanganan Polsek Cempaka Putih kurang memberi perkembangan yang berarti. Keluarga Citra pun menginginkan kasus hilangnya gadis cantik itu ditangani Polda Metro Jaya."Selama ini kan tidak ada perkembangan yang berarti, kita ingin kasus ini ditangani Polda Metro Jaya," kata paman Citra, Maman Sutarman, kepada detikcom, Kamis (16/2/2006). Citra hilang setelah pamitan untuk berangkat kerja ke ABN Amro Bank Cabang Kemang, Jakarta Selatan, 23 Desember 2005. Selain keluarga melaporkan ke polisi, upaya menemukan Citra juga dilakukan ABN Amro dan Persael, perusahaan yang mempekerjakan Citra. ABN Amro menyewa jasa detektif dari PT Security Solution Asia (SSA). Sedangkan Persael menyewa PT Bravo Satria Perkasa. Menurut Maman, detektif dari SSA tidak lagi melakukan investigasi kasus hilangnya Citra. PT SSA telah habis masa kontraknya dengan ABN Amro. Sedangkan PT Bravo, tidak pernah berkomunikasi dengan keluarga Citra. "Hasilnya PT SSA apa kita tak tahu karena tak pernah dilaporkan ke kita," kata Maman. Keluarga hanya tahu detektif dari SSA pernah menyebar foto Citra di tempat kuliah gadis itu, London School Public Relations itu. ABN Amro kini telah mengisi resepsionis baru untuk menggantikan Citra. Bagaimana status Citra dalam bank itu, keluarga tidak tahu. Sementara di PT Persael, Citra berstatus nonaktif. Kontrak lulusan London School itu dengan PT Persael akan habis pada Oktober.
(iy/)











































