Jadi Staf Khusus SBY, Yenny Jamin PKB Tetap Independen

Jadi Staf Khusus SBY, Yenny Jamin PKB Tetap Independen

- detikNews
Kamis, 16 Feb 2006 09:58 WIB
Jakarta - Masuknya Yenny Wahid ke lingkungan Istana sebagai staf khusus, tidak akan mempengaruhi sikap PKB selama ini. Wasekjen DPP PKB ini menegaskan, partainya akan tetap mengkritisi pemerintah jika kebijakannya tidak bersahabat dengan rakyat."Sekarang bukan zamannya mengkooptasi. Saya ada di dalam atau tidak, kalau kebijakan pemerintah benar untuk kesejahteraan rakyat, PKB pasti dukung," tegas Yenny kepada detikcom, Rabu (15/2/2006).Soal jabatan barunya, Yenny berjanji akan bekerja sebaik mungkin. Mengenai fasilitas yang dia terima, putri kedua Gus Dur ini tidak mau memakainya. "Fasilitas, nggak usahlah. Saya punya mobil sendiri kok," cetusnya.Perempuan yang masih single ini membantah jika pengangkatannya bagian dari politik dagang sapi PKB atas kebijakan pemerintah. Menurutnya, tawaran itu sudah diberikan sejak lama. "Kalau dianggap sangat kental politik itu salah besar. Presiden sudah lama meminta saya bergabung, jadi bukan isu baru," elak Direktur Wahid Institute ini.Menurut Yenny, pengangkatan dirinya sebagai staf khusus Presiden SBY merupakan bukti bahwa pemerintah mengakui eksistensi PKB pimpinan Gus Dur dan Muhaimin Iskandar. Selain itu, ini adalah bentuk penghargaan terhadap kemampuan dirinya selama ini."Ini secara politis pengakuan pemerintah pada PKB Gus Dur. Secara individu Pak SBY mengakui kemampuan, kapabilitas, serta kredibilitas saya," tandas Yenny. (fay/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads