Pengamat Ragu Pertumbuhan Ekonomi 2006 Optimal
Kamis, 16 Feb 2006 03:23 WIB
Jakarta - Pengamat ekonomi CIDES Umar Juoro, ragu pemerintahan SBY-JK mampu membuat pertumbuhan ekonomi tahun 2006 optimal pada angka 5-7%. Walaupun SBY masih populer, kinerja ekonominya lemah."Popularitas SBY dari hasil poling LSI masih 55%. Namun, jika dilihat dari kinerja ekonominya, masih rendah," ujar Umar Juoro dalam diskusi di ICMI Center, Jl. Warung Jati Timur No.1, Jakarta Selatan, Rabu (15/2/2006).Kecenderungan pertumbuhan ekonomi juga mengalami pelemahan. Menurut Umar, pertumbuhan ekonomi terus mengalami penurunan dan kemungkinan dalam triwulan IV/2005 di bawah 5%. "Menurunnya pertumbuhan ini memperpuruk tingkat pengangguran. Kecenderungannya pengangguran terus meningkat ke 11%," tandasnya.Umar menyebutkan, kesejahteraan masyarakat menurun jika inflasi tinggi menyebabkan kenaikan harga. "Kenaikan harga ini belum mempertimbangkan kemungkinan kenaikan tarif dasar listrik," imbuhnya.Dia mengkhawatirkan melebarnya kesenjangan jika inflasi tidak dapat dikendalikan. Tidak ada jalan lain bagi pemerintah SBY-JK kecuali mengefektifkan pembangunan yang menciptakan kesempatan kerja bagi golongan bawah, memfasilitasi peningkatan investasi riil, dan membenahi perpajakan.
(fay/)











































