Tidak Betah di Timor Leste, Dokter Kuba Kabur Ke Indonesia
Kamis, 16 Feb 2006 01:25 WIB
Jakarta -
Seorang dokter asal Kuba yang diperbantukan di Timor Leste, Ramon Ballestero Escobar (39) melarikan diri dari Dili, Timor Leste ke Indonesia. Ramon mengaku tidak betah dan meminta suaka politik."Dia meminta suaka politik, kalau tidak bisa dia tidak mau dideportasi ke Timor Leste atau Kuba," ujar seorang petugas perbatasan di Atambua kepada detikcom Rabu (15/2/2006).Komandan Korem (Danrem) 161 Wirasakti Kupang Kol. Infanteri Noch Bola saat hubungi detikcom, membenarkan bahwa Ramon tidak mau dikembalikan ke Kuba."Berdasarkan keterangan Ramon, hukum di Kuba, jika seseorang sudah ditugaskan, ia harus menjalankan sampai selesai. Jika tidak akan ditembak mati," ujarnya. Ramon melarikan diri dari Timor Leste, Selasa 14 Februari lalu, dengan menggunakan bis umum dari Distrik Kova Lima, Suai, Timor Leste. Dia turun diperbatasan dan jalan kaki melewati hutan seharian.Aparat TNI di perbatasan menerima laporan warga, ada orang asing yang tidak bisa berbahasa Indonesia. Aparat menemukan Ramos di pos Fatahukan, Atambua, Rabu 15 Februari, pukul 14.45 WITA. Aparat memberikan Ramon baju dan makanan, karena dia hanya membawa obat dan stetoskop. Ramon dibawa ke Polres Belu pukul 22.45 WITA. Ramos dijaga ketat. Rencananya, Kamis (16/2/2006) siang, Ramos akan dibawa ke Kupang, NTT.
(fay/)










































