DPR Minta Presiden Tegur Menlu

Abstain Soal Nuklir Iran

DPR Minta Presiden Tegur Menlu

- detikNews
Rabu, 15 Feb 2006 16:52 WIB
Jakarta - DPR mengecam Menteri Luar Negeri (Menlu) Hassan Wirajuda yang bersikap abstain dalam sidang Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) yang membahas program nuklir Iran. Presiden SBY diminta menegur Menlu."Kami sangat menyesalkan sikap menlu yang abstain karena presiden dan wapres sudah jelas mendukung sepenuhnya program nuklir Iran," kata Wakil Ketua DPR Zaenal Ma'arif kepada wartawan di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Rabu (15/2/2006).DPR mempertanyakan sikap menlu apakah merupakan sikap pribadi atau mewakili pemerintah. "Kalau ini memang sikap pribadi kami meminta pemerintah untuk mencopotnya," kata Zaenal.Wakil Ketua DPR itu mengingatkan Indonesia juga memiliki potensi untuk melakukan pengembangan tenaga nuklir.Sidang IAEA pada 4 Februari memutuskan melaporkan isu nuklir Iran ke Dewan Keamanan PBB. Kasus dibawa ke DK PBB dengan alasan Iran dikhawatirkan mengembangkan senjata nuklir.Sidang dihadiri 27 negara anggota IAEA. Dalam sidang itu, hanya 3 negara, yakni Kuba, Suriah dan Venezuela, yang menolak kasus nuklir Iran dibawa ke DK PBB. Sedangkan 5 anggota lainnya abstain. Kelima negara yang abstain adalah Aljazair, Belarusia, Indonesia, Libya, dan Afrika Selatan. (iy/)


Berita Terkait