Anies Minta Cerita, Ketua RT-RW di Rawa Buaya Ungkap Banjir Surut 1 Hari

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Senin, 22 Feb 2021 13:28 WIB
Anies kunjungi lokasi banjir di Rawa Buaya Jakbar yang sudah surut
Anies mengunjungi lokasi banjir di Rawa Buaya Jakbar yang sudah surut. (Dok. Ketua RW 1 Rawa Buaya)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meninjau lokasi banjir yang sudah surut di Rawa Buaya, Jakarta Barat. Anies menyebut banjir di Rawa Buaya sangat cepat surut.

"Saya dan Pak Wagub meninjau kondisi di RT 2 RW 1 Kelurahan Rawa Buaya yang pada hari Sabtu kemarin menerima limpahan air dari kali Mokevart, dan kemudian begitu kali Mokevartnya kembali normal, lalu dilakukan pemompaan secara masif. Di sini ada Pak Wali Kota, dikerahkan 24 pompa, dan alhamdulillah di tempat ini kemudian surut, sehingga hari Senin pagi semua sudah bisa beraktivitas seperti semula," kata Anies saat meninjau di RT 2 RW 1 Rawa Buaya, Jakarta Barat, Senin (22/2/2021).

Kemudian Anies meminta Ketua RT dan RW menceritakan pengalamannya. Ketua RT 2 M Yusuf pun menceritakan pompa air di wilayahnya berfungsi dengan baik sehingga air mudah surut.

"Saya ingin undang Pak RT untuk ceritakan, bagaimana pengalamannya Pak RT?" tanya Anies.

"Kami sebagai pengurus wilayah mengatakan apa yang sebenarnya, tanpa ada paksaan dan tanpa ada indikasi apa pun, bahwa pada saat banjir di wilayah kami, pada saat itu hari Sabtu tapi hari Minggu malam paginya itu sudah surut karena ada penanganan cepat, pompa air berfungsi dengan baik, ditambah dengan penyedotan damkar langsung 24 jam dan akhirnya warga antusias banget dengan penanganan Pemprov DKI," ujar Yusuf.

Di sela-sela sambutannya, Yusuf mengungkap kekurangan Anies hanya satu yaitu tidak punya buzzer. Yusuf mengatakan cerita yang ia ungkapkan hari ini tidak dibuat-buat dan tidak atur siapa pun.

"Itu kesaksian saya, karena ini cuman satu kekurangan Pak Anies, Pak Anies tidak punya buzzer, bahwa hari ini benar-benar surut dan tidak pernah ada setting-an apa pun," tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua RW 1 M Sahri pun menceritakan pengalamannya. Sahri menyebut di wilayahnya air surut dalam hitungan 1x24 jam.

"Alhamdulillah penanganan tahun ini luar biasa pemerintah sigap dengan bapak gubernur wali kota dan ASN lainnya luar biasa, yang tadinya Rawa Buaya itu keringnya antara 4-5 hari, sekarang 1x24 jam kering," ungkapnya.

"Alhamdulillah tadi jam 01.00 WIB malam dengan ketinggian air 20 sampai 1,5 meter, alhamdulillah Rawa Buaya nol nihil tidak ada air," katanya.

Sebelumnya, Anies Baswedan mengatakan banjir di Jakarta saat ini telah 100 persen surut. Anies berterima kasih kepada seluruh jajaran yang telah bekerja keras menangani banjir.

"Alhamdulillah atas izin Allah pada hari Minggu 1 hari kemudian 99,9 persen surut. Ini terjadi lewat kerja keras seluruh jajaran untuk melakukan pemompaan di tempat-tempat yang terdampak. Kemudian, hari Senin dini hari, jam 03.00 WIB pagi tadi, dipastikan bahwa 100 persen sudah surut," kata Anies saat apel di halaman Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (22/2).

Anies menerangkan, saat ini roda perekonomian dan kegiatan pemerintahan telah berjalan normal kembali. Anies mengklaim hal itu karena upaya dari seluruh jajarannya yang mampu mengendalikan dampak dari curah hujan ekstrem beberapa hari lalu.

"Jadi alhamdulillah hari Senin pagi, seluruh kegiatan perekonomian, kegiatan pemerintahan, bisa berlangsung tanpa ada gangguan sedikit pun akibat curah hujan ekstrem pada hari Sabtu yang lalu," kata Anies.

Simak video 'Blak-blakan Ketua Pansus Banjir 'Tembak' Kebijakan Anies':

[Gambas:Video 20detik]

(whn/imk)