8.000 Korban Tanggul Jebol Citarum Dievakuasi ke 16 Titik Tenda Pengungsian

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Senin, 22 Feb 2021 12:47 WIB
Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurrachman dan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran tinjau penanganan banjir di Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Senin (22/2/2021).
Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurrachman dan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran tinjau penanganan banjir di Pebayuran, Kabupaten Bekasi. (Azhar Bagas/detikcom)
Bekasi -

Tim gabungan TNI-Polri dan Basarnas telah mengevakuasi ribuan warga korban tanggul jebol Citarum, Pebayuran, Kabupaten Bekasi. Saat ini para korban diungsikan ke tenda pengungsian yang tersebar di 16 titik.

Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurrachman mengatakan tenda pengungsian disebar di banyak titik untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19.

"Ada 16 titik pengungsian agar nggak menumpuk, ada 8.000 yang sudah masuk pengungsian," ujar Dudung Abdurrachman di Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Senin (22/2/2021).

Dudung mengatakan para pengungsi diberikan imbauan agar tetap menjaga protokol kesehatan selama berada di tenda pengungsian.

"Ya tetap kita tekankan kepada mereka agar jaga jarak, prokes tetap kita laksanakan," imbuh Dudung.

Di samping itu, jajaran TNI-Polri juga membagikan masker kepada warga di tenda pengungsian. Hal ini untuk memastikan para pengungsi tetap mengenakan masker untuk mencegah timbulnya klaster Corona.

"Tadi saya dan Pak Kapolda bagi-bagi masker, tenaga kesehatan juga disiapkan dari Polda, Kodam Jaya, Dinkes, dari pemda ini akan dikirim lagi tenda dengan tenaga medis dari Kesdam Jaya," lanjutnya.

Sementara itu, jajaran TNI-Polri dan Basarnas juga terus melakukan proses evakuasi korban yang terkena dampak tanggul jebol Citarum ini. Pangdam mengakui ada beberapa warga yang enggan dievakuasi karena memilih menjaga hartanya.

Meski begitu, TNI-Polisi tetap mengupayakan evakuasi para wanita dan anak-anak yang rentan.

"Khusus ibu-ibu dan anak kecil kita evakuasi. Kalau ada yang nunggu hartanya kita tetap kirimkan bantuan melalui LCR," imbuh Dudung.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengatakan pihaknya akan mengirimkan bantuan logistik kepada warga yang bertahan di rumahnya itu.

"Di beberapa titik masyarakat banyak yang nggak mau tinggalkan rumah, itu gunanya pasukan akan datangi untuk berikan bantuan makanan untuk pastikan mendapat suplai logistik cukup," ujar Fadil.

Simak video 'Derasnya Arus Banjir Kala Evakuasi Korban di Wilayah Terisolir Bekasi':

[Gambas:Video 20detik]



(mea/mea)