Ahmadiyah Nilai Menag Keseleo

Wacana Agama Baru

Ahmadiyah Nilai Menag Keseleo

- detikNews
Rabu, 15 Feb 2006 15:22 WIB
Jakarta - Ahmadiyah tetap menolak menjadi agama baru. Menteri Agama (Menag) Maftuh Basyuni dinilai keseleo saat meminta Ahmadiyah keluar dari Islam dan menjadi agama baru.Demikian disampaikan Asisten Humas Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) Mubarik Ahmad usai mengikuti Forum Dialog Lintas Agama (FDLA) mendatangi kantor perwakilan PBB, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (15/2/2006).Menurut Mubarik, permintaan Ahmadiyah harus menjadi agama baru jika ingin tinggal di Indonesia merupakan hal yang aneh. Permintaan Menag soal agama baru itu dinilai tidak mewakili pemerintah, tapi hanya pernyataan Maftuh sebagai pribadi."Di negara mana pun saya kira pemerintah tidak bicara seperti itu kepada warga negaranya. Tapi ya mungkin saja beliau (menag) keseleo," kata Mubarik.Ahmadiyah tidak akan menjadi agama baru karena agama bukan ciptaan manusia. Terlebih lagi kitab suci, cara salat dan nabi Ahmadiyah sama dengan Islam. Ahmadiyah akan menyerahkan kepada masyarakat umum untuk menilai apakah Ahmadiyah itu termasuk Islam atau bukan."Agama bukanlah ciptaan manusia, karena itu susah rasanya jika Ahmadiyah harus membuat agama sendiri," tandas Mubarik.Mubarik mengharapkan pemerintah pusat bisa melakukan sesuatu untuk melindungi Ahmadiyah. Ia menilai pemerintah selama ini telah gagal mencegah terjadinya perusakan, penganiayaan dan pengusiran terhadap Ahmadiyah.Dia juga menyayangkan hingga saat ini pemerintah pusat belum berbicara apa-apa. "Saya belum dengar komentar presiden, wapres, mendagri, bahkan kapolri mengenai masalah ini," kritik Mubarik. (iy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads