Sukardi Rinakit Bantah Isu Akan Gantikan Andi Mallarangeng
Rabu, 15 Feb 2006 14:56 WIB
Jakarta - Rumor di sekitar "ring 1" Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) seakan tidak pernah habis. Usai ramai-ramai mempersoalkan hadirnya 3 debitor kakap ke Istana Kepresidenan, muncul isu baru SBY tengah mencari juru bicara baru.Juru bicara yang dibutuhkan tersebut adalah yang dapat memoles komunikasi publik. Orang yang diisukan untuk masuk adalah Direktur Eksekutif Soegeng Sarjadi Syndicate Sukardi Rinakit. Dikabarkan akan menjadi juru bicara Presiden, Sukardi Rinakit membantah. Apalagi isu yang berkembang, dirinya akan diangkat menjadi juru bicara kepresidenan menggantikan Andi Mallarangeng."Nggak benar itu isunya. Saya lebih suka menjadi Jubir SSS (Soegeng Sarjadi Syndicate)," kata Sukardi Rinakit saat menjadi moderator dalam Kuliah Umum Bertajuk Memahami Indonesia di Hotel Four Seasons, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu (15/2/2006).Sukardi Rinakit mengaku tidak tahu asal-usul isu tersebut. "Wong ngurusi mafia aja susah, ini kok mau jadi jubir. Kok isunya saya malah mau jadi Jubir gantikan Andi," kata dia berkelakar disambut tawa hadirin. "Janganlah, Andi itu teman saya. Saya ngurus sindikat saja," tandas Sukardi.Juru bicara presiden saat ini ada dua orang, yakni Andi Mallarangeng dan Dino Patti Djalal. Di luar kedua orang itu, Presiden SBY juga mengangkat staf khusus. Antara lain Sardan Marbun, Zannuba Ariffah Chafsoh "Yenny Wahid", Kurdi Mustofa, Irfan Edison dan Heru Lelono.
(jon/)











































