Kalla: Pemerintah Tidak Akan Intervensi Masalah KY-MA

Kalla: Pemerintah Tidak Akan Intervensi Masalah KY-MA

- detikNews
Rabu, 15 Feb 2006 13:10 WIB
Jakarta - Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA) belum juga berdamai. Ketegangan di antara mereka telah mengusik ketenangan masyarakat. Bagaimanapun, pihak yang dirugikan dalam konflik tersebut adalah masyarakat sebagai pencari keadilan.Namun demikian, Wakil Presiden Jusuf Kalla menegaskan pemerintah tidak akan mengintervensi permasalahan antara KY dengan MA. Sebaliknya, pemerintah justru menyerahkan sepenuhnya upaya damai pada kedua belah pihak.Kalla juga berharap hubungan KY dengan MA segera membaik, sehingga kedua belah pihak dapat menjalankan tugasnya dengan baik."Mudah-mudahan segera duduk baik dan menjalankan tugas sesuai aturan dan damai," harap Kalla usai peluncuran buku "Memahamai Indonesia" di Hotel Four Seasons, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (15/2/2006).Ketegangan antara MA dengan KY terjadi karena adanya rencana MA untuk menggugat KY lantaran membocorkan 13 nama hakim agung yang dilaporkan masyarakat ke publik.Selain itu ketegangan juga disinyalir karena adanya usulan KY untuk menerbitkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perpu) untuk menyeleksi ulang seluruh hakim agung. (nvt/)


Berita Terkait