Tanggap Darurat Banjir, PMI Banten Turunkan Logistik & Relawan

Erika Dyah Fitriani - detikNews
Minggu, 21 Feb 2021 22:31 WIB
PMI Banten
Foto: PMI Banten
Jakarta - Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten tanggap darurat banjir yang terjadi di sejumlah daerah di Banten. Di antaranya Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Serang.

Ketua Divisi Penanggulangan Bencana PMI Banten Wawan Mulyana mengungkap tanggap darurat banjir ini telah dilakukan sejak Sabtu (19/2). Ia pun menyampaikan berdasarkan Laporan Situasi Palang Merah Indonesia (Lapsit-PMI) Provinsi Banten, tercatat sebanyak 17 kecamatan di wilayah Kota Tangerang mengalami musibah banjir.

Sementara wilayah yang mengalami banjir di Kota Tangerang Selatan ada sebanyak 7 kecamatan, Kabupaten Tangerang 5 kecamatan, dan Kabupaten Serang 2 kecamatan.

"Curah hujan pada bulan Februari ini cukup tinggi, kita semua harus tanggap darurat bencana," ujar Wawan dalam keterangan tertulis, Minggu (21/2/2021).

Wawan menjelaskan sebagai respons bencana banjir, pihak pengurus PMI Provinsi Banten telah berkoordinasi dengan PMI Pusat. Koordinasi ini dilakukan untuk mendorong bantuan logistik ke PMI kabupaten/kota terdampak. Antara lain bantuan 196 lembar terpal, 25 box perlengkapan bayi, dan 3 ember kaporit.

Wawan pun menyampaikan PMI pusat telah menurunkan bantuan 3.000 roti, 1.500 selimut, dan 6.000 masker sebagai dukungan untuk beberapa wilayah terdampak banjir. Yaitu wilayah Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.

"Kami pun menurunkan ratusan relawan untuk membantu warga dalam proses penanggulangan banjir," terangnya.

Selain itu, lanjut Wawan, PMI Kota Tangerang mendirikan Posko Pelayanan Dapur Umum di Kelurahan Batusari, Kecamatan Batuceper dan Markas PMI Kota Tangerang. Hal ini dilakukan dalam rangka mengurangi beban masyarakat korban banjir.

"Relawan PMI telah melakukan asesmen, evakuasi, dan upaya lain dalam rangka membantu masyarakat," ungkap Wawan.

"Demikian juga PMI Kota Tangerang Selatan, PMI Kabupaten Tangerang, dan PMI Kabupaten Serang. Kami pun telah melakukan pendistribusian 10.000 liter air bersih. Semua upaya PMI ini tidak lupa atas koordinasi dan kerja sama dengan BPBD kabupaten/kota," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua PMI Provinsi Banten Ratu Tatu Chasanah berpesan untuk para relawan agar selalu menjaga kesehatan, serta menerapkan protokol kesehatan dalam penanggulangan bencana.

"Penanggulangan bencana di saat pandemi ini tidak mudah, tetapi kita harus selalu turun, selalu membantu masyarakat. Untuk semua relawan PMI, selalu memperkuat ketangguhan dengan tetap menjaga kesehatan," tuturnya. (akn/ega)