Suara Warga Jatipadang Jaksel ke Pemprov: Masa Tiap Hujan Banjir Terus

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Minggu, 21 Feb 2021 14:11 WIB
Banjir Jatipadang Jaksel
Banjir Jatipadang Jaksel (Adhyasta/detikcom)
Jakarta -

Banjir masih menerjang kawasan Jatipadang Baru, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, siang ini. Arus banjir di lokasi cukup deras.

Pantauan detikcom, Minggu (21/2/2021), pukul 12.53 WIB, banjir masih terjadi di Jatipadang Baru, khususnya di RT 13 RW 06. Ketinggian air di Jati Padang Baru mencapai lutut orang dewasa. Namun ketinggian tersebut sudah mulai surut dibanding kemarin yang mencapai sedada orang dewasa.

Banyak anak-anak kecil yang memanfaatkan banjir sebagai ajang bermain air. Tanpa rasa takut, mereka berenang di kali yang meluap.

Kemudian, banyak juga orang dewasa yang mengumpulkan barang-barang hanyut, seperti tas, sepatu, hingga gelas.

Salah satu warga bernama Lukman mengungkap kalau kawasan Jatipadang Baru selalu diterjang banjir ketika hujan. Meski begitu, banjirnya bervariasi, bergantung seberapa deras hujan mengguyur.

"Di sini mah tiap hujan banjir. Tapi kalau hujannya ringan paling cuma segini, semata kaki," ujar Lukman saat ditemui di lokasi.

Banjir Jatipadang JakselWarga Jatipadang Jaksel, Heryanto (Adhyasta/detikcom)

Sementara itu, warga lain bernama Heryanto meminta pemerintah memberi solusi terhadap banjir di Jatipadang Baru. Menurutnya, fenomena banjir tiap hujan tidak bisa dibiarkan terus.

"Ya paling saya minta ke pemda, tolonglah ada upaya. Masa, tiap hujan harus banjir terus," tukas Heryanto.

"Ini mah udah mending selutut tingginya. Kemarin malam nyampe sedada," lanjutnya.

Sebelumnya, Sutarno, kakek berumur 67 tahun, meninggal di rumahnya yang terendam banjir di Jatipadang, Jakarta Selatan. Dia tidak sempat dievakuasi karena pintu rumahnya terkunci.

Pada Sabtu (20/2), sekitar pukul 03.00 WIB, RW 06 Jatipadang dilanda banjir dengan tinggi sekitar 1 meter. Air masuk ke permukiman warga. Petugas dari pihak RW 06 dan pemerintah pun melakukan evakuasi.

"Kita sempat ketok-ketok rumah. Karena kita pikir masih tidur, karena ada yang lebih urgen, rumah dia dikunci, kita evakuasi yang struk, bayi," ucap Ketua RW 06 Jatipadang, Arief, saat dihubungi, Sabtu (20/2).

(knv/knv)