Rektor IPB: Ketahanan Pangan Indonesia Unggul dari Negara Lain

Abu Ubaidillah - detikNews
Sabtu, 20 Feb 2021 16:12 WIB
Rektor IPB Arif Satria
Foto: IPB University
Jakarta -

Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), Arif Satria mengklarifikasi pernyataan status ketahanan pangan Indonesia yang merujuk pada Food Sustainable Index. Menurutnya itu hanya materi biasa yang diambil dari majalah ekonomi dengan indeks pembanding Global Food Security Index.

"Data indeks itu kan ada ketahanan pangan dan keberlanjutan pangan. Nah untuk yang indikator ketahanan pangan, Indonesia memang unggul dari negara lain," kata Arif dalam keterangan tertulis, Sabtu (20/2/2021).

Arif menyampaikan pernyataan itu dalam kuliah umum di Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. Ia mengatakan sektor pertanian sejauh ini mampu membangkitkan ekonomi nasional dengan pertumbuhan signifikan, yakni 2,59%. Angka tersebut dinilai menggembirakan karena pertumbuhannya terjadi ketika sektor lain mengalami keterpurukan.

"Ini menggambarkan bahwa sektor pertanian adalah sektor penyelamatan ekonomi nasional. Jadi pertanian itu adalah lokomotif ekonomi Indonesia. Makanya kita semua harus bekerja bersama," kata Arif.

Arif juga mengaku bangga karena ekspor pertanian naik 15%. Apalagi, kenaikan ini terjadi saat seluruh negara di dunia mengalami krisis berkepanjangan akibat pandemi COVID-19.

"Makanya ketahanan pangan harus kita wujudkan karena pertanian adalah tulang punggung," imbuhnya.

Arif pun meminta seluruh dosen, peneliti, mahasiswa, petani, dan semua pihak yang terlibat dalam proses pembangunan bangsa untuk memberi kontribusi nyata terhadap kekuatan sektor pertanian di Indonesia. Ia juga berharap semua orang berlari mengejar ketertinggalan, menurutnya mindset menjadi penting untuk membuat perubahan.

"Nah saya yakin di Indonesia untuk membangun pertanian menuju puncak perlu belajar, berlatih, mengatur strategi dan tekad kuat. Karena itu pembangunan agro maritim 4.0 menjadi sangat penting," pungkasnya.

(prf/ega)