Pemerintah Akui Sulit Perbaiki Jalan Rusak Karena Bencana
Selasa, 14 Feb 2006 23:28 WIB
Jakarta -
Pemerintah mengaku kesulitan memperbaiki jalan-jalan raya yang rusak akibat bencana alam. Kendalanya? Ya apa lagi kalau bukan karena keterbatasan dana. Di dalam APBN tahun ini, perbaikan jalan hanya mendapat alokasi dana sebesar Rp 60 miliar. Jumlah ini tentu saja masih jauh dari mencukupi dibanding panjang jalan yang harus diperbaiki. "Perbaikan jalur pantura saja butuh Rp 80 miliar. Apalagi bencana alam terjadi di mana-mana," keluh Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto, sore ini di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (14/2/2006). Menurut Djoko dengan alokasi Rp 60 milyar sangat sulit bagi pihaknya menargetkanseluruh jalan yang rusak akibat bencana alam selesai pada tahun ini. Apalagimelakukan ekspansi penambahan panjang jalur jalan. Tapi mengingat kebutuhannya yang mendesak, ia akan mengajukan tambahan dana Rp 1,5 triliun. Bila disetujui, anggaran PU akan melonjak dari Rp 5,5 triliun menjadi Rp 7 triliun. "Ini sudah mencakup semua (penambahan jalan dan perbaikan di daerah bencana alam," imbuh Djoko.
(ddn/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































