Tolak Kenaikan Listrik, 15 Mahasiswa Nekad Tutup Jalan
Selasa, 14 Feb 2006 18:02 WIB
Makassar -
Meski hanya 15 orang, mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muslim Indonesia (UMI) tetap nekad menggelar aksinya dengan membakar ban di tengah jalan. Mereka menganggap, SBY-JK tak punya rasa cinta terhdap rakyat kecil, lantaran hendak menaikkan Tarif Dasar Listrik (TDL). Para mahasiswa ini menggelar aksinya sejak pukul 11.00 wita. Sejumlah ban bekas mereka bakar di tengah Jalan Urip Sumohardjo, Makassar, Selasa (14/02/2006). Sejumlah sepeda motor pun mereka parkir ditengah jalan. Akibatnya, kemacetan pun tak terhindarkan. Para mahasiswa ini memprotes kenaikan tarif dasar listrik yang dinilainya, tidak berpihak pada rakyat. Pun mahasiswa menganggap bahwa pemerintah tak punya rasa cinta terhadap rakyat kecil. "Dimana rasa cinta pemerintah terhadap rakyat kecil? BBM naik terus, TDL juga ikut dinaikkan," tutur salah seorang mahasiswa saat melakukan orasi. Selain melakukan orasi dan membakar ban bekas, para mahasiswa juga membagi-bagikan selebaran terhadap para pengendara jalan. Puas melakukan aksinya di Jl Urip Sumohardjo, para mahasiswa lalu melakukan long march menuju kantor DPRD Sulsel, yang jaraknya sekitar 500 meter. Sesampai di kantor dewan, para mahasiswa kembali melakukan orasi secara bergiliran. Para mahasiswa membubarkan diri sekitar pukul 13.00 wita
(jon/)










































