HMI: Pemuda Bukan Lawan Pemerintah
Selasa, 14 Feb 2006 16:47 WIB
Jakarta - Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) minta jajaran pemerintah ubah paradigma selama ini yang memandang organisasi dan gerakan kepemudaan sebagai pihak berseberangan. Permintaan tersebut disampaikan oleh ketua umumnya, Hasanuddin, kepada Presiden SBY dalam pertemuan di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (14/2/2006). "Pengalaman masa lampau pada masa Orde Baru yang menjadikan pemuda sebagai lawan. Sehingga harus dipecah belah dan diatur melalui berbagai kebijakan seperti NKK/BKK," kata Hasanuddin pada wartawan. Menurutnya, akan jauh lebih produktif bagi bangsa ini bila dikembangkan pola hubungan dialogis antara pemerintah dan pemuda. Sehingga pemuda lebih mengetahui persoalan secara obyektif, sedangkan pemerintah juga memahami benar jalan pikiran dan asipirasi yang diusung pemuda ke jalan raya. Atas permintaan tersebut SBY menyambut baik. "I'm demokrat, saya butuh dikritik dan diberi masukan," ujar Hasanuddin mengutip tanggapan SBY. Pemerintah sendiri berkomitmen membuka kesempatan seluas-luasnya pada semua pihak untuk menyampaikan aspirasinya dengan berunjuk rasa. Sepanjang akti dilakukan sesuai aturan dan tidak menggang ketertiban umum, aparat keamanan tidak mengenakan tindak represif apa pun.
(jon/)











































