Polisi Janji Periksa Moge Nakal

Polisi Janji Periksa Moge Nakal

- detikNews
Selasa, 14 Feb 2006 16:10 WIB
Jakarta - Para pengguna jalan termasuk rombongan motor gede (moge) dilarang melakukan kekerasan terhadap pengguna jalan lain jika ingin didahulukan. Polisi akan memeriksa anggota club moge yang nakal. "Korban sebaiknya lapor polisi, laporkan siapa nama pengendara Harley Davidson (HD) yang melakukan kekerasan, nomor kendaraannya berapa. Kalau dia melanggar akan kita jadikan tersangka," kata Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Anton Bachrul Alam kepada detikcom, Selasa (14/2/2006).Anton diminta tanggapan terkait keluhan para pengguna jalan terhadap konvoi moge yang sering bersikap arogan. Salah satu korban moge, Sarie Febriane, menggalang gerakan antiarogansi moge lewat milis.Sarie mengawali kampanye antiarogansi moge dengan menceritakan pengalaman menjengkelkan yang dialaminya saat berhadapan dengan konvoi HD di Jalan Cinere, Depok pada 5 Februari.Pengendara moge memaksa Sarie meminggirkan mobilnya dengan kasar. Bahkan pengendara HD itu menggampar spion mobil Sarie. Kampanye Sarie mendapat dukungan besar. Anton menjelaskan, polisi telah beberapa kali memeriksa kasus kekerasan yang dilakukan moge. Dia memberi contoh tahun 2005 lalu, polisi memeriksa kasus kekerasan anggota club moge di Bogor. "Tapi karena tak ada identitas pelakunya ya sulit dan butuh waktu lama," kata Anton. (iy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads