Serangan AS ke Iran Bisa Tewaskan 10 Ribu Orang
Selasa, 14 Feb 2006 13:31 WIB
Jakarta - Bila AS benar-benar melancarkan serangan ke lokasi-lokasi nuklir Iran, maka sekitar 10 ribu orang bisa meninggal. Serangan itu akan memicu timbulnya perang di Timur Tengah.Ratusan ilmuwan dan teknisi Iran akan ditargetkan dalam serangan pendahuluan. Pasalnya gempuran itu dimasudkan untuk menghentikan pengembangan nuklir Iran. Demikian diingatkan Kelompok Riset Oxford, sebuah lembaga riset Inggris dalam laporannya.Laporan ini bertepatan dengan berita mengenai para ahli strategi di Pentagon yang tengah menyusun rencana untuk menyerang Iran jika semua cara diplomatik gagal. Rencana penyerangan itu dianggap kian mendesak dalam beberapa bulan ini.Pengeboman AS bisa menyebabkan program senjata Iran mengalami kemunduran, namun dalam sebulan, situasi bisa berubah menjadi "konflik yang sangat berbahaya" yang akan melibatkan Israel, Libanon dan beberapa negara Teluk.Demikian ungkap penulis laporan tersebut, Profesor Paul Rogers seperti dilansir AFP, Selasa (14/2/2006)."Respons militer atas krisis ini merupakan opsi yang sangat berbahaya dan seharusnya tidak perlu lagi dipertimbangkan. Pendekatan alternatif harus diupayakan, meskipun betapa sulitnya hal ini nanti," kata Rogers mengingatkan.Lebih dari 100 jet pengebom, kebanyakan berbasis di sebuah kapal induk di Teluk, akan ambil bagian dalam serangan udara yang mengejutkan dan simultan atas 20 fasilitas nuklir dan militer Iran.Sebelumnya pada briefing menjelang invasi AS ke Irak pada tahun 2003, kelompok Oxford ini telah memprediksi Saddam Hussein akan digulingkan dengan mudah, namun akan diwarnai dengan aksi-aksi perlawanan.
(ita/)











































